Buyer New Zealand Siap Tampung Produk IKM Palangka Raya

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) membuka peluang penjualan produk IKM Palangka Raya melalui skema buyer, yakni pihak yang memahami kebutuhan pasar internasional dan siap menampung produk yang sesuai standar.
by Januari 29, 2026
1 min read
Ilustrasi beragam produk IKM Palangka Raya yang berpotensi menembus pasar ekspor melalui dukungan LPEI dan buyer internasional. PERSPEKTIF SPACE/YANDI NOVIA

Peluang pasar internasional terbuka bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Palangka Raya setelah adanya buyer dari New Zealand yang menyatakan kesiapan menampung produk IKM setempat.

Informasi ini disampaikan dalam kegiatan Diseminasi dan Kolaborasi Pelaku IKM bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (28/1/2026).

Kepala Departemen Jasa Konsultasi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Prayudha Utama, mengatakan LPEI atau Indonesia Eximbank memiliki peran mendorong ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi, serta jasa konsultasi bagi pelaku usaha.

“Selain itu LPEI juga mempunyai tugas untuk menggelar pelatihan ekspor, kegiatan bussines making, pameran internasional dan pengembangan pemasaran digital. Tujuannya untuk memangkas jarak dan waktu sehingga pelaku IKM bisa memasarkan produknya melalui gawai pribadi,” ucap Prayudha.

Menurutnya, LPEI membuka peluang penjualan produk IKM melalui skema buyer, yakni pihak yang memahami kebutuhan pasar internasional dan siap menampung produk yang sesuai standar.

“Kebetulan ada salah satu buyer dari New Zealand yang siap menampung produk-produk pelaku IKM di Palangka Raya yang sehingga kami tidak mengalami kesulitan memasarkan produknya,” ungkapnya.

Melalui skema tersebut, pelaku IKM tidak hanya dibantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga pendampingan dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar luar negeri.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan pemerintah kota akan terus melakukan pendampingan agar produk IKM mampu memenuhi standar pasar internasional.

“Harapannya pelaku IKM Palangka Raya mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing dengan meningkatkan motivasi serta inovasi,” jelas Zaini.

Kolaborasi LPEI dan Pemkot Palangka Raya ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi produk IKM lokal untuk menembus pasar ekspor secara lebih terarah dan berkelanjutan. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga