Menteri Mukhtarudin: Melindungi Pekerja Migran adalah Implementasi Nilai Al-Quran

Tugas negara melindungi pekerja migran sejalan dengan nilai-nilai Al-Qur’an tentang memuliakan manusia, seluruh pegawai diharapkan memperkuat integritas dan kepedulian sosial dalam bekerja.
by Maret 10, 2026
1 min read
Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Aula Abdurrahman Wahid, Kantor KP2MI, Jakarta, Senin (9/3/2026). KP2MI/YOAN PRAMOGA

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di kantor kementerian tersebut, Jakarta, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat, ASN, serta perwakilan anak-anak pekerja migran dan yatim piatu.

Dalam sambutannya, Mukhtarudin menegaskan bahwa tugas negara dalam melindungi pekerja migran sejalan dengan ajaran agama yang mengajarkan untuk memuliakan sesama manusia.

Ia menyampaikan bahwa Al-Quran hadir sebagai hudan atau petunjuk bagi seluruh umat manusia, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Saya berharap semangat Nuzulul Quran ini memperkuat integritas kita dalam bekerja. Bukan sekadar akuntabilitas birokrasi, tetapi pengabdian yang tulus sebagai bentuk ibadah untuk memuliakan sesama manusia,” ujar Mukhtarudin.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhtarudin juga menyapa langsung anak-anak pekerja migran yang hadir. Ia memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan terus mengejar cita-cita.

“Kalian jangan pernah merasa sendiri. Kementerian P2MI adalah rumah kalian. Teruslah semangat belajar, kejarlah cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua kalian,” terangnya.

Mukhtarudin menambahkan, keberhasilan para pekerja migran di luar negeri merupakan perjuangan mulia demi kesejahteraan keluarga.

Ia juga mengajak seluruh jajaran kementerian untuk menjaga kekompakan dan memperkuat rasa kepedulian sosial dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus menjaga kekompakan sebagai satu keluarga besar dan terus menumbuhkan rasa saling menghargai dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Sekretaris Jenderal KP2MI Dwiyono, Ketua Dharma Wanita Persatuan KP2MI Leny Dwiyono, serta Penasehat DWP Siti Marwiyah.

Kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh G. Ali Muhammad Faiz mengenai makna turunnya Al-Quran serta relevansinya dalam kehidupan profesional maupun personal. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga