Transformasi Digital, Pembayaran PBB-P2 di Palangka Raya Kini Lebih Praktis

Masyarakat kini cukup menggunakan Nomor Objek Pajak (NOP) tahun sebelumnya untuk melakukan pembayaran, yang juga dapat diakses secara daring melalui layanan perbankan dan aplikasi keuangan, sebagai bagian dari upaya transformasi digital guna mempermudah masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan pajak demi mendukung pembangunan daerah.
Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani. MC PALANGKA RAYA/YOAN PRAMOGA

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Palangka Raya (Bapenda) kembali membuka loket pelayanan penerimaan berkas Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat semakin sadar dan patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menurutnya, mulai tahun 2026 proses pembayaran PBB-P2 dibuat lebih sederhana sehingga masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih cepat dan efisien.

“Pembayaran PBB-P2 tahun 2026 sudah dapat dilakukan. Cukup menggunakan Nomor Objek Pajak (NOP) tahun sebelumnya, sehingga warga tidak perlu lagi mencari berkas baru,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kemudahan tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi digital yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini pembayaran PBB-P2 tidak hanya dilakukan di loket pelayanan, tetapi juga dapat dilakukan secara daring melalui berbagai layanan perbankan dan aplikasi keuangan.

“Melalui sistem ini masyarakat tidak perlu datang langsung dan mengantre. Cukup melalui ponsel, kewajiban perpajakan dapat diselesaikan dengan lebih cepat,” jelasnya.

Emi juga mengajak masyarakat Kota Palangka Raya untuk membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada publik melalui pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan modal utama untuk mewujudkan Kota Palangka Raya yang semakin maju dan berkembang di masa depan,” pungkasnya. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga