Pelaksanaan kegiatan Gebyar Budaya dan Malam Pisah Sambut Tahun Baru 2026 di Kabupaten Sukamara membawa dampak ekonomi nyata. Selama empat hari pelaksanaan, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengaku meraup keuntungan berkali lipat dibanding hari biasa.
Koordinator Komunitas UMKM Sukamara, Tika Hapsari, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan Pemerintah Kabupaten yang melibatkan pedagang lokal secara masif dalam acara yang dipusatkan di Taman Permata Sukma tersebut.
“Kami pelaku UMKM bersyukur, rangkaian kegiatan ini membawa berkah buat kami. Penjualan meningkat tajam dari hari-hari biasanya,” ujar Tika Hapsari, Rabu (31/12/25) malam.
Tika juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sukamara, Masduki, yang dinilai sangat berpihak pada ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, konsep acara yang menggabungkan hiburan, budaya, dan aksi sosial sangat tepat sasaran.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati. Selain pendapatan meningkat, kami juga bisa ikut andil berdonasi untuk korban bencana alam sambil berjualan dan menikmati hiburan,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak 27 Desember hingga 31 Desember 2025 ini memang menjadi magnet bagi ribuan warga. Selain menonjolkan kearifan lokal melalui lomba dan kreasi budaya, panggung hiburan Sukamara dimeriahkan oleh sederet artis ternama.
Keberhasilan acara ini menjadi bukti bahwa sinergi antara hiburan rakyat, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Sukamara yang maju dan sejahtera. (An/Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
