Dinsos Kota Palangka Raya Pastikan Pelindungan bagi ODGJ dan Kelompok Rentan

Kalau pendatang dari luar, di rawat terlebih dahulu. Setelah keluarga ditemukan, maka akan di antar kembali ke daerah asal.
by Januari 10, 2026
1 min read
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan. PERSPEKTIF SPACE/YOAN PRAMOGA

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial (Dinsos) memastikan penanganan yang manusiawi bagi pendatang yang mengalami masalah sosial, termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) maupun pendatang sakit tanpa keluarga di daerah setempat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan penanganan awal dilakukan dengan membawa yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan perawatan medis sebelum ditempatkan di rumah singgah atau lokasi rehabilitasi sosial.

“Penanganan awal kami lakukan dengan membawa ke rumah sakit, seperti Rumah Sakit Kalawa Atei. Setelah kondisi stabil, baru dipindahkan ke rumah singgah atau tempat rehabilitasi,” ujar Riduan, Sabtu (10/1/2026).

Riduan menjelaskan, selama masa observasi sekitar dua hingga tujuh hari, Dinsos berkoordinasi dengan dinas sosial daerah asal untuk menelusuri keberadaan keluarga pendatang tersebut.

“Kami menghubungi dinas sosial daerah asal, baik dari Madura, NTT, maupun daerah lainnya, untuk memastikan keberadaan keluarga yang bersangkutan,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan ini diprioritaskan bagi pendatang dari luar Kota Palangka Raya. Jika tidak memiliki keluarga di daerah setempat, pemulangan ke daerah asal menjadi solusi agar perawatan lanjutan dapat dilakukan oleh keluarga.

“Kalau pendatang dari luar, kami rawat terlebih dahulu. Setelah keluarga ditemukan, kami antar kembali ke daerah asal,” katanya.

Riduan mencontohkan kasus pendatang asal Semarang yang menderita penyakit kencing manis dan tidak memiliki keluarga di Palangka Raya.

Setelah menjalani perawatan di RS Doris Sylvanus dan dinyatakan stabil, yang bersangkutan ditampung sementara di rumah singgah sebelum dipulangkan.

“Kami tampung, kami rawat, dan kami carikan keluarga. Ini bentuk tanggung jawab dan kemanusiaan,” tutupnya. (Ahaf/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga