Konsep Modern, Pasar Ramadan Datah Manuah Tarik Minat Pengunjung

Pelaksanaan Pasar Ramadan Datah Manuah, tahun ini menjadi kali pertama kegiatan digelar di kawasan tersebut dengan konsep lebih modern, pemilihan lokasi tersebut karena posisinya strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai pasar mini dengan tingkat kunjungan yang belum optimal.
by Februari 24, 2026
1 min read
Pasar Ramadan Datah Manuah Kota Palangka Raya. MC PKY/YOAN PRAMOGA

Gelaran Pasar Ramadan di Kota Palangka Raya tahun ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Fajar Bakti mengatakan jumlah pedagang yang berpartisipasi mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Pasar Ramadan menjadi momentum bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Dari tahun ke tahun partisipasi pedagang terus meningkat, ini menunjukkan geliat perekonomian di Kota Palangka Raya semakin tumbuh,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, pada Ramadan tahun ini terdapat tujuh titik Pasar Ramadan, yakni di depan SMA Negeri 1 Palangka Raya, halaman Gedung Juang, Pasar Datah Manuah, Masjid Shalahudin Universitas Palangka Raya, Pasar Kahayan, Masjid Al Husna, dan Masjid Kubah Kecubung.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pasar Ramadan di Pasar Datah Manuah yang sebelumnya resmi dibuka Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.

Pelaksana Pasar Ramadan Datah Manuah, Ngurah Putu menyebut tahun ini menjadi kali pertama kegiatan digelar di kawasan tersebut dengan konsep lebih modern.

“Pasar Datah Manuah hadir dengan konsep kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya, BUMN, dan BUMD. Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih tertata, nyaman, dan kekinian,” katanya.

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut karena posisinya strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai pasar mini dengan tingkat kunjungan yang belum optimal.

Melalui momentum Ramadan, pemerintah ingin menghidupkan kembali kawasan tersebut sekaligus membuka ruang kreatif baru bagi masyarakat.

Dari sisi fasilitas, Pasar Datah Manuah dilengkapi sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS, penataan stan yang lebih higienis, area dine-in bagi pengunjung, serta hiburan harian.

Meski masih terdapat sejumlah kekurangan, Pasar Ramadan di Datah Manuah dinilai berhasil menarik minat masyarakat dan menggerakkan aktivitas ekonomi.

Ke depan, Pasar Ramadan diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang tidak hanya semarak secara religi, tetapi juga berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM di Kota Palangka Raya. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga