Tanam Pohon Buah, DLH Palangka Raya Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim

Penanaman 30 batang tanaman buah yang melibatkan masyarakat, termasuk ketua RT dan RW setempat. Penanaman ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca serta memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
Tanam Pohon Buah DLH Palangka Raya Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim 20260215 135727 0000
Program Kampung Iklim (Proklim) di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, Rabu (11/2/2026). PERSPEKTIF SPACE/MC PALANGKA RAYA

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menggelar Program Kampung Iklim (Proklim) di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (11/2/2026). Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) serta didukung pihak Kecamatan Jekan Raya dan Kelurahan Bukit Tunggal sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan iklim masyarakat.

Sekretaris DLH Kota Palangka Raya, Yudo Asbela, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus mendukung terwujudnya Palangka Raya sebagai kota berketahanan iklim.

Baca juga: Mukhtarudin Dorong Penguatan Program Komunitas untuk Iklim di Palangka Raya

“Melalui pendampingan Proklim, masyarakat dibekali pemahaman dan keterampilan terkait pengelolaan lingkungan, seperti pengurangan emisi gas rumah kaca, pengelolaan sampah, konservasi air, dan penghijauan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman 30 batang tanaman buah yang melibatkan masyarakat, termasuk ketua RT dan RW setempat. Penanaman ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca serta memperbaiki kualitas lingkungan di wilayah tersebut.

Yudo menambahkan, DLH secara rutin setiap tahun melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pembinaan, termasuk kepada kelompok tani dan kelompok usaha.

Baca juga: DLH Palangka Raya Sosialisasikan Program Kampung Iklim

Ia berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan terus meningkat sehingga ketahanan wilayah terhadap risiko perubahan iklim dapat terwujud secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Program Kampung Iklim diharapkan mampu menjadi gerakan bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di tingkat lokal.

Keterlibatan aktif warga menjadi kunci keberhasilan upaya adaptasi dan mitigasi yang dilakukan secara berkelanjutan. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Latest from Pemko Palangka Raya

Baca Juga