Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menilai peningkatan sarana olahraga bagi pemuda sebagai kebutuhan mendesak sekaligus investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, berprestasi, dan terhindar dari perilaku negatif.
Menurutnya, fasilitas olahraga yang memadai akan memberikan ruang positif bagi pemuda untuk menyalurkan energi serta mengembangkan bakat yang mereka miliki.
“Banyak anak muda yang punya potensi besar di bidang olahraga, tapi terkendala fasilitas yang terbatas. Itu yang harus kita dorong,” ujar Junaidi, Rabu (3/9/25).
Ia menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berperan penting dalam membentuk kedisiplinan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat.
Junaidi meyakini bahwa peningkatan sarana olahraga juga dapat menjadi upaya pencegahan terhadap berbagai masalah sosial di kalangan pemuda, termasuk kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk memastikan pemerataan fasilitas olahraga, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa.
“Pemuda di desa pun harus punya akses lapangan olahraga yang layak, bukan hanya di kota,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa fasilitas olahraga yang representatif akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Junaidi pun menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan terkait pembangunan sarana olahraga, baik melalui pembahasan anggaran maupun sinergi dengan berbagai pihak.
“Dengan dukungan bersama, DPRD Kalteng optimis pemuda daerah akan lebih terfasilitasi dalam mengembangkan bakat olahraga sekaligus membangun mental positif,” pungkasnya. (Ahaf)
