Pemerintah Kota Palangka Raya mulai memperkuat berbagai langkah antisipasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat akan tetap terjaga melalui sejumlah program intervensi yang terus digencarkan.
Zaini mengatakan, Pemko Palangka Raya saat ini tengah fokus menjalankan gerakan pangan murah serta menyalurkan berbagai program bantuan pangan dari Presiden yang telah mulai disalurkan kepada masyarakat.
“Kita sekarang lagi gencar membuat gerakan pangan murah, termasuk program-program bantuan pangan dari bapak Presiden,” ujarnya di Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (24/11/2025).
Ia menjelaskan, seluruh 30 kelurahan di Kota Palangka Raya telah mendapatkan alokasi bantuan pangan.
Hingga kini, sekitar 85 persen bantuan tersebut telah didistribusikan kepada warga.
“Bantuan berupa paket beras 20 kg dan 4 liter minyak dari pak Presiden kemarin sudah kita salurkan di seluruh kelurahan,” katanya.
Selain penyaluran bantuan, Pemkot juga rutin melaksanakan pasar murah mingguan melalui dinas terkait untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat.
“Setiap minggu kita lakukan pasar murah itu,” tambahnya.
Menjelang Nataru, Pemkot Palangka Raya juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan langsung di lapangan.
Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan kebutuhan pokok di pasaran.
“Menjelang Nataru ini kita tentunya akan melakukan sidak dan pemantauan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tidak mengalami kelangkaan,” tegas Zaini. (Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
