Pemkot Palangka Raya Perkuat Pembinaan BPK untuk Cegah Kebakaran Sejak Dini

Kelompok masyarakat terlatih memegang peran strategis dalam respons cepat di lapangan.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran dengan memperkuat pelatihan dan pembinaan bagi barisan pemadam kebakaran (BPK) masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan pemadaman dini sebelum api membesar.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan kelompok masyarakat terlatih memegang peran strategis dalam respons cepat di lapangan.

Menurutnya, pelatihan rutin menjadi kunci agar masyarakat mampu melakukan penanganan awal secara efektif.

“Melalui berbagai pelatihan yang rutin kami laksanakan, masyarakat dapat melakukan penanganan awal secara cepat. Dengan begitu, pemadaman tidak hanya dilakukan saat kebakaran sudah besar, tetapi dapat dicegah sejak tahap awal,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Zaini menjelaskan, kelompok BPK yang telah terbina akan melaksanakan patroli dan pengawasan di wilayah masing-masing, terutama pada musim kemarau yang rawan kebakaran.

Langkah preventif tersebut dinilai sangat efektif dalam menekan potensi kebakaran besar.

“Tugas mereka adalah mengawasi lingkungan sekitar. Ketika terjadi kebakaran kecil, dapat langsung dilakukan pemadaman dini sehingga tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih besar,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat terbuka luas dalam keanggotaan BPK. Siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dipersilakan untuk bergabung.

“Personel tidak dibatasi. Siapa saja dari masyarakat dapat ikut bergabung melalui kelompok masing-masing. Biasanya ada sesi pelatihan dan pembinaan khusus bagi anggota baru. Semakin banyak orang yang terampil dalam ketangkasan pemadaman, tentu semakin baik bagi keselamatan lingkungan kita,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas anggota, Pemkot Palangka Raya turut memberikan dukungan fasilitas pendukung seperti sumur bor, mesin robin, serta pembinaan teknis melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Pemerintah berharap langkah ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah kota,” tegasnya. (yud/Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga