Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWPM Kalteng), Muhammad Fitriani, memaparkan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai dasar pembentukan karakter pemimpin muda Muhammadiyah.
Penegasan itu ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Katingan yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Katingan, Kasongan, Sabtu (6/12/25).
Baca juga: Gelar Baitul Arqam Dasar, Pemuda Muhammadiyah Katingan Perkuat Arah Gerakan
Fitriani menyoroti keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai sumber utama integritas kepemimpinan.
“Akhlak Rasulullah adalah fondasi kepemimpinan yang tidak lekang oleh waktu. Pemimpin itu bukan hanya dipatuhi, tetapi juga harus mampu diteladani,” ujarnya.
Ia menekankan empat sifat utama Rasulullah, yakni shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, sebagai pedoman bagi kader dalam menguatkan peran organisasi.
“Kalau pemudanya jujur, amanah, komunikatif, dan cerdas, maka organisasi akan maju dan umat akan percaya,” tambahnya.
Fitriani juga menegaskan bahwa kepemimpinan dalam Muhammadiyah harus berdiri di atas keluhuran akhlak agar arah gerak organisasi tetap kuat.
“Arah gerak organisasi akan kuat jika akhlak pemimpinnya kokoh. Pemimpin yang baik adalah yang mampu menggerakkan, bukan sekadar memerintah,” tegasnya.
Baitul Arqam Dasar ini menjadi bagian dari proses perkaderan PDPM Katingan dalam memperkuat nilai keislaman, kepemimpinan, serta ideologi Muhammadiyah bagi kader di tingkat daerah. (vn/Ahaf/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
