Aksi Kemanusiaan di Sukamara, Dana Rp18 Juta Disalurkan Melalui LazisMu Kalteng untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Kegiatan penggalangan dana selama dua hari, 6–7 Desember 2025, di lokasi Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) Sukamara.
by Desember 13, 2025
1 min read
Ketua Karang Taruna Sukamara Aan Nurhasan saat menyerahkan laporan hasil penggalangan dana kepada Dinas Sosial dan PMD Sukamara. PERSPEKTIF SPACE/AAN NURHASAN

Sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Sukamara menggelar Gerakan Peduli Bencana sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan untuk korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.

Gerakan yang diinisiasi Karang Taruna bersama DPD KNPI Kabupaten Sukamara ini diwujudkan melalui kegiatan penggalangan dana selama dua hari, 6–7 Desember 2025, di lokasi Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) Sukamara.

Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp18.000.000 dan telah disalurkan melalui rekening LazisMU Kalimantan Tengah.

Ketua DPD KNPI Sukamara, Alfiatri Nugrahito, mengatakan gerakan ini merupakan wujud kepedulian sosial Ormas dan OKP Sukamara terhadap sesama, bagi korban yang terdampak bencana.

“Gerakan peduli bencana ini menjadi komitmen bersama untuk ikut meringankan beban saudara sebangsa setanah air yang sedang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh,” ujar Alfiatri di Sukamara, Sabtu (13/12/2025).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan berkontribusi dalam penggalangan dana tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh Ormas, OKP, donatur, dan masyarakat Sukamara yang telah memberikan sumbangan terbaiknya. Semoga gerakan ini menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial yang terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukamara, Aan Nurhasan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni bersifat kemanusiaan dan dilaksanakan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sukamara.

“Gerakan ini murni gerakan kemanusiaan dan dilaksanakan dengan restu serta dukungan Bupati Sukamara bapak Masduki melalui rekomendasi dari Dinas Sosial,” ungkap Aan.

Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi para korban bencana, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Semoga saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh segera pulih seperti sedia kala. Kita juga berdoa agar Sukamara terhindar dari bencana alam dan terus menjaga persaudaraan serta lingkungan,” tutupnya.

Sebagai informasi gerakan solidaritas bersama ini diikuti sebanyak 17 unsur organisasi, lembaga, maupun komunitas. Diantaranya adalah Karang Taruna, KNPI, Pramuka Peduli Bencana, HIPMI, Baznas, BKPRMI, IPM, IEA, Korsa Sukamara, Pramuka Aliyah, Pramuka SMK, Pramuka SMA 1, PMR Wira Unit 001 SMAN 1, SDM Mendawai 3, dan Donatur Pribadi. (An/Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga