Sejumlah relawan yang tergabung dalam Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Kalimantan Tengah Mapala se-Indonesia bersama komunitas Pecinta Alam se-Palangka Raya serta organisasi mahasiswa (ORMAWA) lintas universitas menggelar gerakan kemanusiaan untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.
Kegiatan penggalangan dana dilakukan selama tiga hari, 2–4 Desember 2025, di dua titik lokasi, yakni Lampu Merah Jalan RTA Milono depan Komplek Perguruan Muhammadiyah Kalteng dan Lampu Merah Jalan Garuda Kota Palangka Raya. Dengan total donasi terkumpul sebesar Rp22.174.000.
Ketua PKD Kalimantan Tengah Mapala se-Indonesia, Ikhwan Noorismail, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama bagi para korban yang sedang dilanda musibah.
“Amun beken itah eweh hindai (kalau bukan kita, siapa lagi). Solidaritas ini menjadi komitmen bersama untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis (11/12/25).
Ikhwan menegaskan, aksi ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan bantuan fisik, tetapi juga untuk merawat nilai kemanusiaan dan empati di tengah situasi bencana.
“Relawan turun ke lapangan sebagai bentuk kepedulian dan rasa sepenanggungan,” katanya.
Ikhwan memastikan bahwa relawan akan terus memantau perkembangan situasi di daerah terdampak dan menjaga agar seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran.
“Kerja kemanusiaan adalah kerja panjang. Tidak berhenti ketika bantuan dikirim, tetapi memastikan dukungan berkelanjutan bagi para korban,” tegasnya.
Melalui gerakan kolaboratif ini, relawan mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong. Dari Bumi Tambun Bungai, mereka ingin menyampaikan bahwa Indonesia tidak pernah sendirian ketika bencana melanda. (Ahaf/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
