Bupati Sukamara, Masduki, meminta pemerintah kecamatan dan desa di wilayahnya untuk menghidupkan serta memperkuat peran Karang Taruna agar terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
Masduki menegaskan Karang Taruna harus menjadi wadah pemuda yang aktif dan berkontribusi nyata, bukan sekadar organisasi formal di tingkat desa maupun kecamatan.
“Karang Taruna harus hidup dan ambil bagian dalam pembangunan di daerahnya masing-masing. Pemuda harus terlibat langsung, baik dalam kegiatan lingkungan, sosial, maupun ekonomi,” ujar Masduki saat menghadiri kegiatan penanaman pohon di kawasan Bukit Jalungga, Desa Jihing, Kabupaten Sukamara, Sabtu (20/12/25).
Ia juga meminta para camat dan kepala desa memberikan ruang, dukungan, serta kepercayaan kepada Karang Taruna agar mampu berinovasi dan mengembangkan potensi lokal di wilayahnya masing-masing.
Menurut Masduki, penguatan peran Karang Taruna sangat penting untuk mendorong pembangunan berbasis desa sekaligus pemberdayaan generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukamara, Aan Nurhasan, menyatakan komitmen pemuda untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Karang Taruna berkomitmen mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah. Penanaman pohon ini tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga bagaimana pemuda ikut menggerakkan ekonomi melalui agroforestri dan penguatan ekowisata Bukit Jalungga,” kata Aan.
Ia menambahkan, Karang Taruna siap bersinergi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk menjadikan pemuda sebagai motor penggerak perubahan di desa masing-masing.
“Pemuda harus hadir sebagai penggerak perubahan. Kami siap mendukung program pembangunan yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan seluruh pihak,” pungkasnya. (An/Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
