Pemerintah Kota Palangka Raya meraih penghargaan program Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) for Cities 2025 dan masuk 10 besar kota terbaik nasional dengan skor 65,16 kategori “The Encourager”.
Kategori yang menunjukkan Palangka Raya dinilai sebagai motor penggerak implementasi program keberlanjutan yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.
Penghargaan ini diberikan atas komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Capaian ini meningkat dibanding tahun 2024. Saat itu, Pemerintah Kota Palangka Raya memperoleh skor 57,64 dengan kategori “The Exciter”, predikat bagi daerah dengan kinerja progresif dan akseleratif dalam indikator SDGs.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan apresiasi atas kerja jajaran OPD dan dukungan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian sebagai 10 besar terbaik nasional dalam kategori ‘The Encourager,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang konsisten menerapkan prinsip SDGs dalam kebijakan pembangunan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga Palangka Raya,” ujar Fairid.
I-SIM 2025 merupakan kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, PT Surveyor Indonesia, dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia dengan penilaian pada tata kelola lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta aspek sosial yang inklusif.
Pemko Palangka Raya menyatakan fokus berikutnya pada penguatan infrastruktur ramah lingkungan, pengelolaan limbah, serta optimalisasi layanan kesehatan dan pendidikan. (yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
