Perkuat Peran Strategis, Pemuda Muhammadiyah Kalteng Ikuti Retret KOKAM Nasional di Bogor

Penguatan kapasitas kepemimpinan dan ideologi kebangsaan bagi pimpinan Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM di seluruh Indonesia.
by Februari 16, 2026
1 min read
Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Evan Bastian (baris depan tiga dari kanan) saat mengikuti kegiatan Retreat KOKAM Nasional di Satlat Brimob Polri, Cikeas Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026). PERSPEKTIF SPACE/YOAN PRAMOGA

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah di bawah koordinasi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar retret pada 12–15 Februari 2026 di Satlat Brimob Polri, Cikeas Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti unsur PP Pemuda Muhammadiyah, BPO KOKAM Nasional, serta perwakilan PW Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM wilayah se-Indonesia. Dari Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah hadir Sekretaris Evan Bastian bersama Wakil Ketua Suyatman yang juga anggota BPO KOKAM Nasional.

Evan mengatakan, retret tersebut dirancang sebagai penguatan kapasitas kepemimpinan dan ideologi kebangsaan bagi pimpinan Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM di seluruh Indonesia.

“Retret pimpinan yang dilaksanakan PP Pemuda Muhammadiyah ini seperti Diksuspim (Pendidikan Khusus Pimpinan), namun pelaksanaan kali ini sangat luar biasa,” ujar Evan, Minggu (15/2/2026).

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat posisi dan peran strategis KOKAM dalam dinamika sosial, kebangsaan, dan bela negara. Peserta juga mendapatkan materi dari sejumlah tokoh nasional.

Selama mengikuti kegiatan di Satlat Brimob, para peserta digembleng fisik, mental, disiplin, dan kepemimpinan dengan jadwal padat serta standar pembinaan ketat.

Bagi Evan, retret ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan karakter kepemimpinan. Ia menilai kegiatan tersebut mampu membangun kedekatan emosional antar pimpinan Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM se-Indonesia sekaligus mempertegas komitmen kebangsaan.

“Retret ini membentuk ketegasan sikap, memperkuat soliditas, dan mengingatkan kembali bahwa KOKAM bukan hanya organisasi kepemudaan, tetapi juga bagian dari kekuatan moral dan sosial bangsa,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala agar kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM semakin matang secara intelektual, ideologis, dan mental dalam mengemban amanah dakwah dan kebangsaan.

Penguatan kapasitas pimpinan dinilai penting agar gerak langkah KOKAM tetap terarah, disiplin, dan responsif terhadap dinamika masyarakat. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga