Pemko Fokuskan Realisasi Anggaran untuk Program yang Berdampak ke Masyarakat

Pentingnya pelaksanaan APBD yang tidak hanya berfokus pada angka serapan, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat.
by November 11, 2025
1 min read
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini saat foto bersama usai Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Jalan Tjilik Riwut, Selasa (11/10/2025).

Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini dilakukan agar serapan anggaran dapat mencapai target sesuai rencana hingga akhir tahun.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengakui bahwa hingga 31 Oktober 2025, penyerapan anggaran masih berada di bawah target. Namun, capaian fisik belanja modal justru menunjukkan hasil menggembirakan, yakni sudah mencapai sekitar 95 persen.

“Tadi dilaporkan memang penyerapan per 31 Oktober ini masih di bawah target. Tetapi kalau kita lihat dari kegiatan belanja modal, fisiknya itu sudah 95 persen. Jadi ini tinggal administrasi keuangan saja, pencairannya mungkin saat ini sedang berjalan,” ucapnya usai menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Jalan Tjilik Riwut, Selasa (11/10/2025).

Meski begitu, tetap optimistis bahwa dalam satu setengah bulan ke depan, angka serapan anggaran akan meningkat signifikan dan diharapkan mampu melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu satu setengah bulan ini nanti akan terlihat peningkatan signifikan pada penyerapan anggaran. Kita berharap hasilnya lebih baik daripada tahun kemarin,” tambahnya.

Wali Kota Palangka Raya menekankan pentingnya pelaksanaan APBD yang tidak hanya berfokus pada angka serapan, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat.

“Wali Kota mengingatkan bahwa kegiatan yang menggunakan APBD ini jangan hanya mengejar persentase, tapi bagaimana setiap program benar-benar bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” lanjutnya

Pemko Palangka Raya saat ini tengah memprioritaskan sejumlah program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Kita sering menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan, drainase, dan bangunan lingkungan yang masih perlu diperbaiki. Itu menjadi fokus kita, termasuk di tahun 2026 nanti,” tuturnya.

Pemerintah kota akan memusatkan perhatian pada peningkatan dan perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan lingkungan dan sistem drainase, di samping tetap menjaga sektor wajib seperti pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama.

“Harapannya, dengan tata kelola yang baik dan penyerapan anggaran yang optimal, pembangunan Palangka Raya bisa semakin merata dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.(yud)

Baca Juga