Menuju Indonesia Emas, Wali Kota Fairid Minta Optimalisasi Layanan Posyandu di Kelurahan

Kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
by November 25, 2025
1 min read
Pj Sekretaris Daerah, Arbert Tombak saat membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin sekaligus membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2025 di Kahayan Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Selasa (25/11/2025).

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melalui sambutan yang dibacakan Pj Sekretaris Daerah, Arbert Tombak, menegaskan bahwa posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan saat membuka Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2025 di Kahayan Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Selasa (25/11/2025).

Fairid menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama untuk mewujudkan visi nasional tersebut.

“Manusia yang berkualitas merupakan fondasi penting untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Merujuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indonesia saat ini berada pada angka 0,7 dan menempati peringkat 114 dari 199 negara di dunia. Kondisi ini, kata Fairid, menuntut penguatan layanan dasar masyarakat, salah satunya melalui posyandu.

“Posyandu merupakan hal yang penting dalam mendukung bonus demografi, guna memastikan ketersediaan sumber daya masyarakat yang produktif, sehat, cerdas, dan berdaya saing,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berbagai strategi kebijakan harus diarahkan untuk mendukung faktor-faktor penentu kualitas manusia, termasuk penyediaan fasilitas layanan masyarakat yang memadai.

“Dibutuhkan berbagai strategi kebijakan khusus. Salah satunya bagaimana memberikan fasilitas layanan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan,” ucapnya.

Fairid menjelaskan bahwa posyandu memiliki peran vital dalam pelayanan berbasis partisipasi masyarakat, terutama di tingkat kelurahan.

Dalam struktur pelaksanaan, Tim Pembina Posyandu berfungsi sebagai mitra pemerintah dan lembaga masyarakat dalam memastikan layanan berjalan optimal.

“Tim Pembina Posyandu merupakan mitra kerja pemerintah serta organisasi atau lembaga masyarakat lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, dan pembinaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tim tersebut berperan memastikan seluruh layanan posyandu memenuhi standar dan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Tim ini penting dalam memastikan layanan posyandu berjalan optimal dan memenuhi standar yang diharapkan,” tambahnya.

Fairid juga menyoroti transformasi tugas posyandu yang kini tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan. Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu kini menangani enam bidang layanan primer, mulai dari pendidikan hingga ketertiban umum dan sosial.

“Transformasi posyandu ditandai dengan perubahan pemberian layanan kepada masyarakat, tidak hanya pada bidang kesehatan, namun juga pada pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial,” ujarnya.

Fairid menegaskan, perluasan peran tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia.

“Ini menjadi bagian penting dalam rangka menguatkan peran posyandu serta meningkatkan indeks pembangunan manusia Indonesia,” pungkasnya. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga