Wamendikdasmen Fajar Riza Dorong Pembelajaran Deep Learning

Menjadi ruang eksplorasi minat dan bakat peserta didik.
by November 24, 2025
1 min read
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq saat melakukan kunjungan kerja ke SMP dan SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (IBS), Bogor, Senin (24/11/25). KEMENDIKDASMEN.GO.ID/YOAN PRAMOGA

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke SMP dan SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School (IBS), Bogor, Senin (24/11/25).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Sekolah Garuda yang dilaksanakan di SMA Cahaya Rancamaya, sebagai upaya membekali peserta didik dengan keterampilan sains, teknologi, dan kepemimpinan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Setibanya di lokasi, Wamendikdasmen meninjau pameran karya siswa yang menampilkan sejumlah proyek sains dan bioteknologi, di antaranya Making Radar Arduino dan Biotanol Berbasis Tiga Jamur. Ia juga berdialog langsung dengan para siswa terkait ide, proses, serta manfaat dari proyek yang dikembangkan.

Fajar menilai Cahaya Rancamaya IBS berhasil menjadi ruang eksplorasi minat dan bakat peserta didik melalui penerapan pembelajaran deep learning, baik di bidang STEM maupun sosial.

“Sekolah ini telah menerapkan model pedagogi yang menjadi prioritas kementerian. Saya melihat sekolah mampu memfasilitasi perbedaan minat, bakat, dan potensi siswa sehingga mereka dapat tumbuh secara maksimal,” ujar Fajar.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Dukungan terhadap pengembangan pendidikan berbasis STEM juga disampaikan Guru Fisika SMP–SMA Cahaya Rancamaya, Susanto. Ia mengatakan sekolah secara konsisten membangun kemampuan riset dan pemecahan masalah siswa agar siap bersaing secara global.

“Kami berharap melalui Program Sekolah Garuda dan dukungan pelatihan dari pemerintah, siswa termotivasi berkembang hingga mampu menembus universitas top dunia dan kembali mengabdi bagi Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, siswa SMP Cahaya Rancamaya kelas 8, Adli Adskhan Nesa, mengaku bangga atas kunjungan Wamendikdasmen yang dinilainya memberi motivasi dan semangat bagi siswa.

“Banyak praktik baik yang kami pelajari di sekolah, seperti disiplin, tanggung jawab, saling menghargai, dan berani mencoba hal baru,” katanya.

Hal senada disampaikan siswa kelas 11 SMA Cahaya Rancamaya, Muhammad Faiz Akbar. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi dorongan bagi siswa untuk terus berinovasi dan membangun budaya belajar yang kreatif dan kolaboratif.

Program Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) turunan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia di bidang sains, teknologi, pendidikan, dan kepemimpinan, sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga