Tujuh Warga Dirawat, Dinkes Lakukan Fogging di Mendawai

Mendawai hampir setiap tahun masuk kategori zona merah DBD sehingga membutuhkan pencegahan berkelanjutan melalui edukasi dan pemberantasan sarang nyamuk.
by Januari 27, 2026
1 min read
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengawasi langsung pelaksanaan fogging di kawasan Mendawai, Senin (26/1/2026). PERSPEKTIF SPACE/YANDI NOVIA

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melalui UPTD Puskesmas Bukit Hindu melaksanakan fogging di kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, Senin (26/1/2026), sebagai tindak lanjut penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana, mengatakan fogging difokuskan pada rumah warga yang terindikasi kasus DBD sebagai bagian dari pengendalian vektor penyebab penyakit.

“Sebelumnya, kami telah melaksanakan pemeriksaan epidemiologi surveilans pada 23–24 Januari 2026, sekaligus melakukan edukasi secara kepada masyarakat di wilayah Mendawai,” ujarnya.

Hellyana menjelaskan, fogging yang dilakukan merupakan siklus pertama. Siklus kedua dijadwalkan satu minggu berikutnya sesuai prosedur pengendalian DBD.

Pelaksanaan pengasapan dipantau Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, bersama jajaran Puskesmas Bukit Hindu, Sekretaris Lurah Palangka, serta ketua RT dan RW setempat.

Riduan menyampaikan pengasapan dilakukan karena wilayah tersebut masuk area kerja Puskesmas Bukit Hindu dan terdapat warga yang menunjukkan gejala DBD.

“Selain edukasi dan pemeriksaan epidemiologi, fogging dilakukan sebagai langkah pengendalian vektor guna menekan potensi penyebaran penyakit. Hari ini kami melakukan fogging di titik wilayah Mendawai dan kegiatan ini masih terus berlangsung,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, tujuh warga sempat menjalani perawatan akibat keluhan demam yang mengarah ke DBD. Tiga orang telah dipulangkan, satu orang dinyatakan positif DBD, dan empat lainnya masih dirawat.

Riduan menambahkan, Mendawai hampir setiap tahun masuk kategori zona merah DBD sehingga membutuhkan pencegahan berkelanjutan melalui edukasi dan pemberantasan sarang nyamuk.

“Melalui Puskesmas Pembantu Mendawai, kami terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga mengimbau warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala awal seperti demam dan pusing guna mencegah komplikasi akibat DBD. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga