DLH Kobar Pantau Kualitas Air Sungai Arut di 5 Titik

Lima titik pengambilan sampel tersebut berada di Desa Sukarami dan Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara, Desa Runtu dan Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan, serta kawasan Simpang Tiga di hilir Sungai Arut.
DLH kobar, Kualitas Air Sungai Arut
Pengambilan Sampel Air Sungai Arut. PERSPEKTIF SPACE/MC KOTAWARINGIN BARAT

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Barat (DLH Kobar) melakukan pengambilan sampel air untuk memantau kualitas air Sungai Arut pada 13 hingga 17 April 2026.

Pengambilan sampel dilakukan di lima titik yang mewakili wilayah hulu, tengah, hingga hilir Sungai Arut sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran air.

Lima titik tersebut berada di Desa Sukarami dan Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara, Desa Runtu dan Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan, serta kawasan Simpang Tiga di hilir Sungai Arut.

Titik pengambilan dipilih agar data yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi kualitas air secara menyeluruh. Sampel air yang diambil kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan metode standar nasional.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Kotawaringin Barat, Endro Budi Utomo, mengatakan pengambilan sampel dilakukan secara representatif.

“Dinas Lingkungan Hidup mengumpulkan sampel air sungai secara representatif sehingga hasilnya diharapkan dapat menggambarkan kualitas air sungai,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kualitas air sungai dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti musim, kondisi geografis, dan aktivitas masyarakat di sekitar aliran sungai.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Kotawaringin Barat, Syahyani, mengatakan hasil pemantauan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan lingkungan daerah.

Data tersebut dinilai penting untuk mendukung pengendalian pencemaran dan peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di daerah.

Pemantauan kualitas air Sungai Arut dilakukan secara rutin dua kali dalam setahun dengan menguji parameter fisika, kimia, dan biologi.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kotawaringin Barat berharap kualitas air Sungai Arut tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (Ahaf)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Latest from Space Daerah

Baca Juga