Pemerintah Kota Palangka Raya tetap menjalankan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski belum menerima bantuan anggaran dari pemerintah pusat. Hingga perubahan anggaran, sekitar Rp4,8 miliar telah dialokasikan melalui BPBD Kota Palangka Raya.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan anggaran tersebut bersumber dari APBD Kota Palangka Raya.
“Melalui BPBD Kota Palangka Raya Rp4,8 miliar sampai dengan perubahan ini,” kata Fairid, Jumat (2/10/2026).
Ia menjelaskan, anggaran yang sebelumnya berada dalam Belanja Tidak Terduga (BTT) harus melalui proses pergeseran anggaran sebelum dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.
Fairid juga meluruskan mengenai dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, Palangka Raya memang belum menerima bantuan dalam bentuk anggaran, tetapi sejumlah sarana dan prasarana telah diterima dan digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.
“Kalau anggaran memang belum ada, tapi kalau sarpras banyak,” ujarnya.
Salah satu dukungan tersebut berupa mobil tangki yang diserahkan melalui Kodam dan turut digunakan dalam penanganan karhutla di Palangka Raya.
Pemko Palangka Raya juga memberikan perhatian kepada para relawan pemadam kebakaran. Sejumlah peralatan diberikan dengan sistem pinjam pakai agar dapat digunakan oleh forum relawan yang ada di Kota Palangka Raya.
Fairid mengatakan langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap para relawan yang selama ini turut membantu penanganan karhutla.
“Kami tetap solid bekerja semaksimal mungkin. Mereka bekerja dengan kami, dari pagi, siang, sore hingga malam,” katanya.
Kondisi kabut asap yang masih terjadi juga terus dipantau pemerintah. Fairid mengatakan pemantauan titik api dan kondisi di lapangan tetap dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondisi lingkungan dan berdoa agar hujan segera turun, mengingat kondisi cuaca masih kering.
“Kita berbuat tetap. Sekarang mungkin sama-sama saya titipkan juga kepada masyarakat supaya kita berdoa, supaya segera diturunkan hujan,” pungkasnya. (af/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
