Kalteng Resmi Punya Kodam Sendiri, Syauqie Sambut Penunjukan Mayjen TNI Zainul Arifin

Pembentukan Kodam XXII/Tambun Bungai ditetapkan melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025.
by Agustus 11, 2025
1 min read
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Syauqie.

Sejarah baru resmi tercatat di Kalimantan Tengah. Untuk pertama kalinya, provinsi ini memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri, yakni Kodam XXII/Tambun Bungai, yang bermarkas di Palangka Raya. Kodam ini membawahi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Sebelum pembentukan tersebut, satuan teritorial Korem 102/Panju Panjung berada di bawah kendali Kodam XII/Tanjungpura yang berkedudukan di Kalimantan Barat.

Kondisi ini membuat banyak urusan strategis pertahanan dan koordinasi wilayah harus melalui pusat komando di luar Kalteng.

Pembentukan Kodam XXII/Tambun Bungai ditetapkan melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. Dalam SK tersebut, Mayjen TNI Zainul Arifin ditunjuk sebagai Pangdam pertama yang akan memimpin struktur militer baru ini.

Legislator DPR RI asal Kalteng dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, menyambut keputusan itu dengan penuh apresiasi. Ia menilai kehadiran Kodam baru ini sebagai tonggak bersejarah yang sangat penting bagi masyarakat Kalimantan.

“Selamat dan sukses kepada Mayjen TNI Zainul Arifin. Kehadiran Kodam XXII/Tambun Bungai merupakan momentum bersejarah yang diharapkan memperkuat stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Syauqie menjelaskan, posisi strategis Kalimantan di tengah kepulauan Indonesia membutuhkan penguatan struktur komando yang mampu merespons cepat dinamika keamanan di lapangan. Dengan adanya Kodam sendiri, koordinasi pertahanan dinilai akan semakin efektif.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Kodam ini memberi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap Kalimantan, terutama ketika daerah ini turut menjadi penyangga ibu kota negara baru di masa mendatang.

“Dengan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, saya optimis Kodam XXII/Tambun Bungai akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat serta menjaga keutuhan NKRI,” katanya.

Selain itu, Syauqie berharap pembentukan Kodam juga berimbas pada percepatan pembangunan, peningkatan keamanan, serta penguatan kehadiran negara di daerah-daerah pedalaman dan perbatasan Kalimantan.

Dengan hadirnya Kodam XXII/Tambun Bungai, ia menegaskan bahwa ini menjadi momentum bagi Kalteng untuk memasuki babak baru, yakni wilayah yang semakin maju, aman, dan memiliki daya saing yang lebih kuat dari sebelumnya. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga