Komunitas Ojek Online (Ojol) Nusantara menginisiasi salat Istisqa di Kota Palangka Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang menyebut pemerintah turut memfasilitasi pelaksanaannya.
“Salat Istisqa pada hari ini sebenarnya inisiasi dari rekan-rekan Ojol Nusantara di Kota Palangka Raya. Mereka menginisiasi sebagai bentuk kepedulian dengan mengajak bersama-sama melaksanakan salat Istisqa,” ujar Fairid, Sabtu (17/10/2026).
Salat Istisqa dilaksanakan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi karhutla dan kabut asap yang masih menjadi perhatian di Palangka Raya. Fairid berharap dukungan dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga dalam menghadapi situasi tersebut.
Berdasarkan pemantauan pada malam sebelumnya, terdapat delapan titik panas atau hotspot yang terdeteksi di wilayah Palangka Raya. Fairid menegaskan bahwa temuan tersebut merupakan titik panas, bukan berarti seluruhnya merupakan titik api.
“Per tadi malam itu sebenarnya titik panas kita ada delapan. Titik hotspot, bukan titik api,” jelasnya.
Fairid juga menyampaikan bahwa kondisi angin pada malam sebelumnya cukup berubah-ubah. Peluang hujan di wilayah utara Palangka Raya, termasuk Kecamatan Rakumpit dan Bukit Batu, sempat diperkirakan cukup besar pada waktu subuh. Namun, hingga laporan diterimanya, hujan belum turun di wilayah tersebut.
“Sebenarnya ada potensi hujan di daerah utara, daerah Rakumpit, Bukit Batu,itu peluang hujannya sebenarnya lumayan besar di jam subuh tadi,tapi saya mendapat laporan kan belum ada.Ya mudah-mudahan lah ya,”tegasnya.
Menurut Fairid, hujan yang sempat turun sebelumnya membantu proses pembasahan lahan dalam penanganan karhutla. Karena itu, ia berharap hujan kembali turun untuk mendukung upaya penanganan kebakaran yang masih menjadi perhatian di Kota Palangka Raya.
“Kita berharap hujan segera turun. Yang paling penting saat ini adalah kita sama-sama saling mendukung, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap inisiatif masyarakat, termasuk yang dilakukan Ojol Nusantara melalui salat Istisqa, dapat memperkuat kebersamaan dalam menghadapi karhutla. Upaya penanganan di lapangan diharapkan terus berjalan seiring ikhtiar dan doa agar hujan segera turun. (af)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
