Dinkes Palangka Raya Sediakan Pengobatan Gratis bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Layanan tersedia di tiga rumah sakit dan dua puskesmas selama masa tanggap darurat karhutla untuk menangani keluhan seperti batuk, sesak napas, dan mata perih.
by Oktober 26, 2026
1 min read
kepala dinas kesehatan kota palangka raya riduan karhutla |
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan saat di wawancarai. Minggu (26/10/2026). M.AKMAL.FIRDAUS/PERSPEKTIFSPACE.

Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap di Kota Palangka Raya bisa mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis selama masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan layanan tersebut disiapkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan penanganan medis di tengah kondisi kabut asap. Keluhan yang perlu diwaspadai antara lain batuk, sesak napas, dan mata perih akibat paparan asap.

“Kalau masyarakat mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap, silakan mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Riduan, Minggu (26/10/2026).

Adapun fasilitas kesehatan yang melayani pemeriksaan dan pengobatan gratis selama masa tanggap darurat meliputi Rumah Sakit TNI, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Kelampangan, Puskesmas Menteng, dan Puskesmas Panarung.

Riduan menjelaskan, pasien yang datang akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu oleh petugas medis untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Selanjutnya, pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai dengan gejala yang dialami.

“Penanganan awal dilakukan melalui pemeriksaan di puskesmas. Setelah itu, pasien diberikan pengobatan sesuai keluhannya. Kalau memang membutuhkan penanganan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi pasien juga akan dievaluasi setelah mendapatkan pengobatan untuk memastikan penanganan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan medis.

Menurut Riduan, kemudahan akses pelayanan kesehatan menjadi hal penting selama masa tanggap darurat karhutla. Dengan adanya layanan gratis tersebut, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap diharapkan tidak menunda pemeriksaan dan segera mendapatkan pertolongan.

Pelayanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara cepat sesuai kebutuhan selama kabut asap masih berdampak terhadap kesehatan warga. (af)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga