Dua bus oksigen keliling saat ini beroperasi di sejumlah titik di Kota Palangka Raya untuk membantu masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemko Palangka Raya membuka peluang menambah armada jika kebutuhan masyarakat dan respons terhadap layanan tersebut dinilai memadai.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan masih ada permintaan masyarakat terhadap layanan bus oksigen berdasarkan pemantauan di lapangan, Rabu (21/10/2026).
“Dari hasil tadi kita berjalan, masih ada permintaan-permintaan. Kami masih berinisiatif akan menambah busnya lagi,” ujarnya.
Fairid menjelaskan, penambahan armada akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pemerintah kota terlebih dahulu melihat respons masyarakat sebelum mengambil keputusan.
“Kita siapkan sesuai dengan kebutuhan permintaan. Kita lihat dulu respons masyarakat. Kalau memang responsnya baik dan diperlukan, kita tambahkan,” katanya.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan bus oksigen keliling dapat mendatangi lokasi pelayanan sesuai jadwal yang diumumkan oleh dinas terkait maupun Pemerintah Kota Palangka Raya.
Melalui layanan ini, pemerintah berharap masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah mengakses oksigen selama kabut asap masih mengganggu aktivitas warga. (af)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
