Kepala Sekolah SD IT Muhammadiyah Kota Palangka Raya, Indra, menyampaikan makna penting Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidik serta penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.
Indra mengatakan Hari Guru Nasional bukan sekadar seremonial, namun momentum untuk kembali mengapresiasi dedikasi guru dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi penerus.
“Hari Guru Nasional 2025 memiliki makna yang sangat penting. Ini adalah kesempatan untuk menghargai peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk karakter siswa,” ujarnya kepada redaksi Perspektif Space di Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).
Lebih lanjut, ia berharap momentum kali ini dapat di jadikan inspirasi bagi guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Saya berharap momentum ini menjadi inspirasi bagi guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan yang terbaik bagi siswa,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa SD IT Muhammadiyah Kota Palangka Raya konsisten menerapkan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
“Guru-guru kami bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan mentor dalam pengamalan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan. Nilai-nilai itu juga kami integrasikan dalam kurikulum,” jelasnya.
Terkait implementasi Kurikulum Merdeka, Pendidik Muda kelahiran Dahian Tunggal, 25 Desember 1995 ini menegaskan bahwa guru-guru di sekolahnya telah siap dan terlatih dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada siswa.
“Kami memantau dan mengevaluasi terus proses pembelajaran agar penerapan Kurikulum Merdeka berjalan efektif,” katanya.
Indra juga menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas pendidik. Sekolah, kata dia, menyediakan berbagai pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami mendukung peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan literasi digital, pemanfaatan teknologi pembelajaran, hingga integrasi AI. Fasilitas pendukung juga terus kami upayakan,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan guru semakin kompleks, terutama terkait kedisiplinan, pembentukan karakter, dan penggunaan gawai di kalangan siswa.
“Guru harus mampu mengelola kelas dengan baik, memanfaatkan teknologi sebagai alat pembelajaran, namun tetap memahami karakter dan kebutuhan masing-masing siswa,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Indra menyampaikan apresiasi dan harapan kepada seluruh guru di lingkungan SD IT Muhammadiyah Kota Palangka Raya.
“Para guru adalah pahlawan yang berdedikasi. Saya berharap mereka terus meningkatkan kualitas diri, memberikan yang terbaik bagi siswa, dan menjadi contoh bagi masyarakat. Selamat Hari Guru Nasional 2025,” pungkasnya. (Ahaf)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
