Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa, khususnya naskah kuno nusantara.
Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G. Pangaribuan, menyampaikan, bahwa pemerintah senantiasa berupaya dalam meningkatkan kesadaran serta apresiasi masyarakat terhadap pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari kekayaan sejarah dan budaya bangsa.
“Naskah kuno bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi sumber pengetahuan dan identitas budaya yang harus dijaga dan dilestarikan bersama,” ujar Benhur saat membuka kegiatan Sosialisasi Identifikasi Naskah Kuno Nusantara di Aula Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (12/12/25).
Ia menegaskan, upaya pelestarian naskah kuno tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya pemilik dan pewaris naskah.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta diharapkan memahami pentingnya pengelolaan dan perawatan naskah secara tepat agar nilai historis dan keilmuan yang terkandung di dalamnya tetap terjaga,” jelasnya.
Menurut Benhur, identifikasi naskah kuno memiliki peran strategis dalam kajian filologi, sejarah, dan kebudayaan. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah secara berkelanjutan.
“Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menyebarluaskan pemahaman bahwa naskah kuno adalah warisan bersama yang harus dilindungi,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini mampu menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap warisan budaya lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga peninggalan sejarah di Kota Palangka Raya.
“Upaya ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan demi menjaga warisan budaya untuk generasi mendatang,” tutup Benhur. (Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
