Kehadiran Presiden PKS, Al Muzamil Yusuf, di Bumi Tambun Bungai disambut hangat dalam kegiatan Halal Bihalal dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar DPW PKS Kalimantan Tengah di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus DPW, DPD, kader, serta simpatisan PKS dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca Idulfitri.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, dalam sambutannya menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Gubernur Kalimantan Tengah yang tidak dapat hadir.
Ia juga menyinggung kedekatan hubungan antara pemerintah daerah dengan PKS dalam perjalanan politik di Kalimantan Tengah.
“PKS menjadi bagian penting dalam perjalanan politik kami, baik pada periode sebelumnya maupun saat ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edy memaparkan kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan signifikan dari Rp10,2 triliun menjadi Rp5,4 triliun.
Dari total tersebut, sekitar Rp3,6 triliun digunakan untuk belanja rutin seperti gaji pegawai dan operasional, sementara sekitar Rp1,6 triliun dialokasikan untuk pembangunan.
“Kondisi ini justru menjadi pemicu bagi kami untuk lebih memprioritaskan program-program strategis,” tegasnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas, salah satunya melalui Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Presiden PKS yang untuk pertama kalinya berkunjung ke Kalimantan Tengah.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi energi baru bagi seluruh kader dalam memperkuat konsolidasi organisasi.
“Kunjungan ini bukan sekadar agenda biasa, melainkan menjadi ajang silaturahmi yang membawa keberkahan, sumber inspirasi, energi baru, serta memperkuat ukhuwah dan semangat perjuangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi agenda politik ke depan melalui rapat-rapat konsolidasi yang terarah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi Empat Pilar, sekaligus mempertegas peran partai dalam menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.
Melalui momentum tersebut, diharapkan terbangun soliditas kader serta sinergi yang lebih kuat antara elemen politik dan pemerintah dalam mendorong pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan. (yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
