Luar Biasa! Siswa SDN 7 Lanjas Buat Aplikasi Penerjemah Bahasa Dilengkapi Fitur Suara

Proyek Aplikasi dengan memanfaatkan platform App Investor bertajuk "Penerjemah Bahasa dilengkapi Fitur Audio" dirancang melalui penyusunan blok program penerjemah kosakata dan kalimat sederhana.
by Februari 9, 2026
1 min read
Siswa SD Negeri 7 Lanjas buat aplikasi Penerjemah Bahasa dengan fitur suara melalui pembelajaran kecerdasan artificial (Coding). PERSPEKTIF SPACE/YOAN PRAMOGA

Inovasi digital kembali ditunjukkan siswa kelas VI SDN 7 Lanjas, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah, melalui kegiatan proyek aplikasi pada mata pelajaran Kecerdasan Artificial (Coding). Kali ini, siswa berhasil mengembangkan aplikasi penerjemah Bahasa Inggris dan Indonesia sederhana yang dilengkapi fitur suara (audio).

Di bawah bimbingan Guru Kecerdasan Artificial (Coding) SDN 7 Lanjas, Adhe Putri Agustina, para siswa memanfaatkan platform App Inventor untuk menyusun blok program penerjemah kosakata dan kalimat sederhana dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, serta sebaliknya.

Selain fitur terjemahan teks, siswa juga menambahkan fitur text-to-speech yang memungkinkan hasil terjemahan dibacakan secara otomatis oleh sistem.

“Aplikasi ini membantu siswa belajar pengucapan bahasa Inggris dengan lebih tepat karena mereka tidak hanya membaca, tetapi juga mendengarkan langsung pelafalannya,” ujar Adhe Putri kepada redaksi Perspektif Space, Senin (9/2/2026).

Dalam proses pengembangan, siswa membagi tugas mulai dari desain tampilan aplikasi, pembuatan tombol terjemahan, pengisian kosakata, hingga pengaturan sistem suara.

“Tantangan teknis dalam pengaturan audio menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa,” katanya.

Aplikasi penerjemah tersebut memiliki tampilan sederhana dan mudah digunakan.

“Pengguna cukup memasukkan kata atau kalimat, menekan tombol terjemah, lalu menggunakan tombol suara untuk mendengarkan hasil terjemahan,” jelasnya.

Sebagai informasi, aplikasi Penerjemah Bahasa tersebut dikembangkan oleh kelompok tiga yang terdiri dari delapan siswa, yaitu Rizkha Ayu Ulandary, Carolyne Anastasia, Bayu Hans Gilbert Simbolon, Fidelia Lenora, Azkia Rianti Nurhasanah, Naira Evita Jia, Andika Dwi Rizkiansyah, dan Kevin Dwi Andika.

Kegiatan Proyek Aplikasi ini menjadi bagian dari upaya SDN 7 Lanjas dalam menumbuhkan literasi digital sejak dini. Melalui pembelajaran kecerdasan artificial, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan teknologi, bahasa, kreativitas, serta kerja sama tim. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga