Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Guru

Sejumlah kebijakan strategis untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru. Salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi guru yang belum menempuh pendidikan Strata 1 (S1) maupun Diploma 4 (D4).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu'ti saat kunjungan kerja di Sidoarjo, Sabtu (29/11/25). KEMENDIKDASMEN.GO.ID/YOAN PRAMOGA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru. Salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi guru yang belum menempuh pendidikan Strata 1 (S1) maupun Diploma 4 (D4).

“Tahun ini kami memberikan beasiswa kepada 12.500 guru. Mereka kuliah menggunakan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sehingga pengalaman mengajar dihitung sebagai SKS. Masa studi tidak perlu empat tahun, maksimal satu setengah tahun, dengan bantuan Rp3 juta per semester per mahasiswa,” ujar Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo, Sabtu (29/11/25).

Selain peningkatan kualifikasi akademik, Kemendikdasmen juga memperkuat kompetensi guru melalui berbagai pelatihan, seperti pembelajaran mendalam (deep learning), pelatihan koding dan kecerdasan artifisial, serta bimbingan konseling (BK).

Abdul Mu’ti menegaskan, seluruh guru memiliki peran pembimbing bagi peserta didik, meski bukan guru BK. Guru diharapkan menjadi wali yang mendampingi siswa, memperkuat komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta mendukung pembentukan karakter.

“Mendampingi, memberi konsultasi, dan menjalin komunikasi dengan orang tua merupakan bagian penting dari peran guru untuk memperkuat pendidikan karakter,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas guru akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran siswa. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Dua puluh tahun ke depan, wajah Indonesia adalah anak-anak yang saat ini belajar di pendidikan dasar dan menengah. Karena itu, sektor ini menjadi prioritas Presiden. Pendidikan dasar yang kuat akan melahirkan generasi hebat dan membawa Indonesia menjadi negara maju dan beradab,” tutupnya.

Komitmen peningkatan kualitas guru ini diharapkan mampu memperkuat mutu pendidikan dasar dan menengah secara merata di seluruh Indonesia. Dengan guru yang memiliki kualifikasi dan kompetensi memadai, proses pembelajaran di sekolah diharapkan semakin efektif dan relevan dengan tantangan zaman.

Kemendikdasmen menegaskan akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan satuan pendidikan, agar seluruh program peningkatan kualitas guru dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga