Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWPM Kalteng) bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kalimantan Tengah menggelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Minggu (1/3/2026). Kegiatan berlangsung di Markas Wilayah KOKAM Kalteng, Jalan Anggrek Mahir Mahar, dan diikuti jajaran pengurus serta kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM Kalimantan Tengah.
Mengusung tema “Energy of Ramadan: Menyalakan Semangat Juang Kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM Kalimantan Tengah”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat semangat perjuangan kader di bulan suci.
Ketua Umum PWPM Kalimantan Tengah, Yandi Novia dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi energi baru bagi kader untuk meningkatkan kualitas diri dan gerakan organisasi.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk menyalakan kembali semangat juang kader. Kita harus menjadikan bulan ini sebagai titik penguatan komitmen dan loyalitas dalam berorganisasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan terus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM harus hadir di tengah masyarakat, membawa solusi dan keteladanan,” tambahnya.
Sementara itu, tausiah menjelang berbuka puasa disampaikan Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PWPM Kalimantan Tengah, Ihsan MZ. Dalam ceramahnya, ia mengangkat nilai-nilai yang terkandung dalam Q.S. Al Ahqaf ayat 15 dan Q.S. An Naml ayat 19.
Ihsan menjelaskan, kedua ayat tersebut mengajarkan pentingnya rasa syukur, bakti kepada orang tua, serta komitmen untuk berbuat kebaikan secara konsisten.
“Q.S. Al Ahqaf ayat 15 mengingatkan kita tentang perjuangan orang tua yang harus dibalas dengan bakti dan doa. Sedangkan Q.S. An Naml ayat 19 mengajarkan kita untuk memohon kepada Allah agar diberi kemampuan bersyukur dan terus beramal saleh,” jelasnya.
Ia menambahkan, kader Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM harus menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai fondasi dalam bergerak.
“Kalau ingin menjadi kader yang kuat, maka kuatkan dulu hubungan dengan Allah, hormati orang tua, dan niatkan setiap gerakan sebagai amal kebaikan. Dari situlah lahir energi perjuangan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, sebagai simbol kebersamaan dan penguatan spirit kader dalam menyongsong agenda organisasi ke depan.
Melalui momentum Ramadan, seluruh kader diajak untuk terus menjaga semangat juang, meningkatkan kualitas iman dan integritas, serta menghadirkan gerakan yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
