Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah Kalteng, Diikuti 39 Kader Se-Kalimantan Tengah

Peserta berasal dari utusan PWPM Kalteng, PDPM kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah.
Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah Kalteng
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Dr. Ihsan Mz. PERSPEKTIF SPACE/YOAN PRAMOGA

Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah Kalteng resmi dibuka pada Jum’at (1/5/2026) sore, di Aula PW Muhammadiyah Kalteng, Jln. RTA. Milono KM. 1,5, Kota Palangka Raya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 1–3 Mei 2026 ini mengusung tema “Penguatan Ideologi Gerakan dan Kepemimpinan, Mewujudkan Pembangunan Kalimantan Tengah Berkelanjutan.”

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PWPM Kalteng, Dr. Ihsan Mz, mengatakan BAM Pemuda Muhammadiyah 2026 kali ini, diikuti sebanyak 39 peserta.

“Peserta berasal dari PWPM Kalteng, PDPM kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi.

“Baitul Arqam Madya ini bukan sekadar rutinitas formalitas organisasi. Ini adalah ikhtiar kolektif kita untuk melakukan penguatan ideologi gerakan,” tegasnya.

Menurut Ihsan, BAM menjadi ruang strategis dalam mencetak kader pemimpin yang memiliki visi, integritas, serta komitmen terhadap gerakan Muhammadiyah.

“Kita ingin melahirkan kader yang tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga mampu bergerak dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas kepemimpinan kader Pemuda Muhammadiyah di Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah berharap lahir kader-kader yang tidak hanya matang secara pemikiran, tetapi juga tangguh dalam aksi.

BAM 2026 diharapkan menjadi titik awal penguatan peran pemuda Muhammadiyah sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan berkelanjutan di daerah. (Ahaf)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Latest from Pemuda

Baca Juga