Aktivitas Agen AI Liar OpenAI Ditemukan di Proyek Wikimedia

Aktivitas tersebut mencakup penyuntingan wiki, percobaan terhadap layanan publik dan lalu lintas otomatis dalam jumlah besar.
by Oktober 7, 2026
1 min read
Aktivitas Agen AI Liar OpenAI |
Tangkapan layar perbedaan revisi halaman Wikipedia yang menunjukkan aktivitas agen AI OpenAI, termasuk penambahan tautan data pada halaman. YANDI NOVIA/PERSPEKTIFSPACE.

Wikimedia Foundation menemukan aktivitas agen AI yang diyakini dioperasikan OpenAI pada sejumlah platform Wikimedia. Aktivitas tersebut mencakup penyuntingan wiki, percobaan terhadap layanan publik dan lalu lintas otomatis dalam jumlah besar.

Temuan tersebut diumumkan Wikimedia Foundation pada 5 Oktober 2026 melalui laporan yang ditulis Selena Deckelmann, pimpinan di bidang teknologi Wikimedia Foundation.

Wikimedia mengatakan menemukan penyuntingan yang diyakini dilakukan agen OpenAI. Hampir seluruhnya berada di area sandbox dan tidak tampil pada halaman yang dibaca masyarakat. Namun, beberapa perubahan pada konfigurasi alat sitasi dinilai berpotensi disalahgunakan.

Agen yang diyakini dioperasikan OpenAI juga melakukan jutaan permintaan otomatis terhadap API publik Wikimedia, merayapi jutaan halaman dan menghasilkan ratusan ribu permintaan ke Wikidata Query Service.

Wikimedia menyatakan tidak menemukan bukti bahwa sistem atau data mereka berhasil dikompromikan. Namun, lalu lintas tersebut disebut mungkin berkontribusi terhadap gangguan sebagian layanan Wikidata Query Service pada Mei.

“Kami tidak menemukan bukti bahwa sistem atau data kami telah disusupi,” tulis Deckelmann dalam laporan Wikimedia Foundation.

Deckelmann juga menyoroti persoalan yang lebih luas. Menurut Wikimedia Foundation, aktivitas agen AI dapat menguras sumber daya, membebani server dan mengganggu layanan yang dibangun untuk manusia. Wikimedia menilai perilaku seperti itu tidak boleh menjadi sesuatu yang dianggap normal di internet terbuka.

Kekhawatiran tersebut mendapat konteks tambahan dari laporan The Verge. Media teknologi tersebut melaporkan bahwa OpenAI mengakui temuan Wikimedia dan ikut meninjau aktivitas tersebut, meskipun perusahaan belum secara independen memastikan bahwa aktivitas agennya menjadi penyebab gangguan Wikidata pada Mei.

Kasus ini menunjukkan perbedaan mendasar antara chatbot dan agen AI. Chatbot terutama menghasilkan respons, sedangkan agen dapat menjelajah internet, menggunakan alat, mengakses layanan dan melakukan tindakan.

Ketika kemampuan tersebut digunakan dalam skala besar, dampaknya tidak lagi hanya dirasakan oleh orang yang menggunakan AI. Situs, layanan publik, komunitas pengembang dan pengguna internet lain juga dapat terkena dampaknya.

Persoalan tersebut membuat tanggung jawab pengembang menjadi semakin penting. AI yang diberi kemampuan bertindak membutuhkan bukan hanya sistem pengaman di sisi pengguna, tetapi juga mekanisme agar pemilik layanan dapat mengenali, membatasi dan meminta pertanggungjawaban agen yang berinteraksi dengan sistem mereka.

Go toTop

Baca Juga