Jati Asmoro Minta Pembelajaran Tatap Muka Tetap Perhatikan Kualitas Udara dan Kesehatan Siswa

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya mengingatkan pemerintah dan sekolah tetap memantau kualitas udara meski kabut asap mulai mereda.
by November 1, 2026
1 min read
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Jati Asmoro |
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro. M.Akmal.Firdaus/PERSPEKTIFSPACE.

Kembalinya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah setelah kabut asap berangsur mereda mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro.

Ia mengingatkan pemerintah kota dan pihak sekolah agar tidak lengah memantau kualitas udara. Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berpotensi mengancam kesehatan siswa.

Jati mengatakan, hujan yang mengguyur Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir membantu mengurangi kabut asap yang sebelumnya menyelimuti wilayah tersebut.

“Kita bersyukur hujan yang terjadi beberapa hari terakhir membuat kabut asap tebal kini berangsur hilang,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

Meski kondisi udara mulai membaik, ia mengingatkan pemulihan tetap perlu diikuti pemantauan berkala. Berkurangnya kabut asap yang terlihat belum tentu menandakan kualitas udara sepenuhnya aman.

Jati meminta sekolah memperhatikan kondisi lingkungan sebelum dan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Jika kualitas udara kembali memburuk, langkah antisipasi perlu segera dilakukan untuk melindungi kesehatan peserta didik.

“Pemerintah dan pihak sekolah harus tetap menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara dan risiko kesehatan akibat kabut asap,” tegasnya.

Ia juga menilai koordinasi antara pemerintah kota, sekolah, dan instansi terkait penting untuk memastikan PTM berjalan aman. Siswa, menurutnya, menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian ketika kualitas udara tidak sehat.

Jati berharap kondisi udara di Palangka Raya terus membaik agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung normal tanpa mengabaikan faktor kesehatan.

“Kami berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dengan tetap mengutamakan kesehatan, sehingga siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (af)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda, dengan ketentuan wajib mencantumkan atribusi kepada sumber asli (perspektifspace.com) sebagai sumber utama dan tidak digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin tambahan.

Latest from Same Tags

Go toTop

Baca Juga