DPRD Palangka Raya Khemal Nasery Soroti UMKM Terjepit Kenaikan Biaya Operasional

H. M. Khemal Nasery menilai kenaikan harga bahan baku dan melemahnya daya beli masyarakat menekan keuntungan pelaku usaha kecil.
by Oktober 30, 2026
1 min read
hm khemal nasery umkm |
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, H. M. Khemal Nasery. M.Akmal.Firdaus/PERSPEKTIFSPACE.

Kenaikan harga bahan baku dan melemahnya daya beli masyarakat menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palangka Raya.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, H. M. Khemal Nasery, mengatakan pelaku usaha saat ini menghadapi tekanan dari dua sisi. Biaya operasional meningkat, sementara kemampuan konsumen untuk berbelanja justru menurun.

Kondisi tersebut membuat pelaku UMKM harus berhati-hati dalam menentukan harga jual. Kenaikan harga berisiko mengurangi jumlah pembeli, sedangkan mempertahankan harga lama dapat memperkecil keuntungan.

“Pelaku UMKM ini kesulitan. Harga modal naik, tetapi kalau harga jual dinaikkan, masyarakat juga belum tentu mampu membeli,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Menurut Khemal, persoalan tersebut tidak bisa dipisahkan dari kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Ketika pengeluaran rumah tangga meningkat, sebagian konsumen cenderung mengurangi belanja yang tidak mendesak.

Dampaknya, perputaran usaha kecil berpotensi melambat, sementara pelaku usaha tetap harus mengeluarkan biaya untuk menjalankan kegiatan usahanya.

“Marginnya semakin tipis. Mereka harus tetap berjualan, tetapi biaya operasional meningkat dan daya beli masyarakat sedang rendah,” katanya.

Khemal meminta pemerintah memperhatikan kondisi pelaku UMKM dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi. Menurutnya, upaya membantu konsumen mendapatkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau juga perlu mempertimbangkan keberlangsungan usaha kecil.

Ia berharap kebijakan yang diambil dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga pelaku UMKM tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi. (af)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda, dengan ketentuan wajib mencantumkan atribusi kepada sumber asli dan tidak digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin tambahan.

Latest from Same Tags

Go toTop

Baca Juga