Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Minta Dana Banpres Rp10 Miliar Digunakan Tepat Sasaran

Syaufwan Hadi mendorong anggaran tidak hanya digunakan untuk pemadaman, tetapi juga mendukung pencegahan serta operasional petugas dan relawan di lapangan.
by Oktober 28, 2026
1 min read
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Syaufwan Hadi |
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi. M.AKMAL.FIRDAUS/PERSPEKTIFSPACE.

DPRD Kota Palangka Raya meminta penggunaan dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Anggaran tersebut diharapkan mampu mendukung penanganan kebakaran sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengapresiasi pembahasan terbuka terkait alokasi dana tersebut. Menurutnya, keterbukaan penting agar masyarakat mengetahui bagaimana anggaran digunakan untuk menangani karhutla dan dampak kabut asap yang masih dirasakan warga.

“Pembahasan secara terbuka ini penting agar penggunaan anggaran dapat diketahui masyarakat. Kita berharap dana bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan memberikan dampak nyata dalam penanganan karhutla,” ujar Syaufwan, Selasa (27/10/2026).

Sekretaris DPD PAN Kota Palangka Raya itu menilai, penggunaan dana Banpres tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi. Upaya pencegahan juga perlu mendapat perhatian agar kemunculan titik api baru dapat ditekan.

Menurutnya, anggaran yang tersedia harus mampu mendukung kebutuhan petugas di lapangan sekaligus memperkuat langkah antisipasi agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif.

Syaufwan juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan karhutla. Pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi dengan BPBD, tim satuan tugas, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga relawan yang selama ini terlibat langsung di lapangan.

“Dana Rp10 miliar ini diharapkan dapat memperkuat operasional BPBD bersama seluruh tim satuan tugas dan relawan yang berada di garda terdepan penanganan karhutla,” katanya.

Ia berharap anggaran tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi petugas maupun masyarakat yang terdampak kabut asap. Penggunaannya juga perlu dilakukan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana anggaran ini digunakan secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (af)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Latest from Same Tags

Go toTop

Baca Juga