Pantai Tanjung Nipah Sukamara Jadi Magnet Wisata Baru di Awal 2026

Pantai yang dikenal dengan kejernihan air laut dan deretan pohon cemara yang teduh ini menjadi pilihan utama warga untuk berlibur.
by Januari 2, 2026
1 min read
Gebyar Budaya Pemerintah Kabupaten Sukamara di Pantai Tanjung Nipah, Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, Kamis (1/1/26). PERSPEKTIF SPACE/AAN NURHASAN

Objek wisata Pantai Tanjung Nipah di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, dipadati ribuan pengunjung pada momen libur awal tahun, Kamis (1/1/2026).

​Pantai yang dikenal dengan kejernihan air laut dan deretan pohon cemara yang teduh ini menjadi pilihan utama warga untuk berlibur. Suasana makin meriah dengan penampilan grup dangdut koplo populer, Adella, dalam rangkaian Gebyar Budaya Pemkab Sukamara.

​Bupati Sukamara, Masduki, yang meninjau langsung lokasi, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan fasilitas di objek wisata andalan ini.

​”Pantai Tanjung Nipah adalah kebanggaan kita. Sarana dan prasarana akan terus kita genjot agar pengunjung merasa nyaman dan aman,” tegas Masduki.

Masduki mengajak masyarakat Sukamara maupun kabupaten tetangga untuk menjadikan Tanjung Nipah sebagai tujuan wisata utama. Menurutnya, potensi alam yang ada sudah sangat layak bersaing.

​”Sekarang warga Sukamara dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh lagi. Ayo berwisata ke Tanjung Nipah, suasananya teduh dan airnya jernih,” ajaknya.

​Pihaknya berharap pengembangan fasilitas ini mampu memacu ekonomi masyarakat lokal dan menjadikan Sukamara sebagai magnet wisata baru di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Ariyanto, seorang pengunjung yang datang bersama keluarga dari kawasan perkebunan kelapa sawit, mengaku terkesan dengan penataan pantai saat ini.

​”Alhamdulillah, liburan kali ini seru. Biayanya murah, anak-anak bisa berenang, dan bonusnya bisa nonton Adella secara langsung. Suasananya sejuk karena banyak pohon cemara,” kata Ariyanto.

Lonjakan kunjungan ini diharapkan menjadi sinyal positif kebangkitan pariwisata Sukamara di tahun 2026. (An/Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga