Sudarto Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Palangka Raya Periode 2025–2030

Usai ditetapkan dalam Musda XI, Sudarto menyiapkan empat program prioritas dengan penguatan konsolidasi dan kaderisasi sebagai fondasi menghadapi agenda politik mendatang.
by Juli 25, 2026
1 min read
sudarto |
Sudarto, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2025–2030. YANDI NOVIA/PERSPEKTIF SPACE

Estafet kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya resmi berlanjut kepada Sudarto. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Sabtu (25/7/2026), Sudarto ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode 2025–2030.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Sudarto menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Golkar Palangka Raya. Kepercayaan tersebut menurutnya menjadi amanah yang harus dijawab melalui kerja organisasi selama lima tahun ke depan.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan, amanah, dan dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin Partai Golkar Kota Palangka Raya,” ujar Sudarto.

Bagi Sudarto, posisi Ketua DPD bukan sekadar pencapaian dalam perjalanan politiknya. Tanggung jawab tersebut harus diwujudkan melalui upaya membesarkan organisasi sekaligus memastikan keberadaan partai memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Amanah ini bukanlah kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan segenap kemampuan, keikhlasan, dan komitmen untuk membesarkan partai serta memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Sudarto ingin Golkar semakin dekat dengan masyarakat. Partai menurutnya harus mampu menangkap aspirasi, memahami berbagai persoalan yang berkembang, sekaligus menghadirkan kerja nyata sebagai bagian dari pengabdian politik kepada masyarakat.

“Saya meyakini bahwa Partai Golkar harus terus menjadi partai yang hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi rakyat, dan memberikan solusi nyata bagi kebutuhan rakyat. Semangat gotong royong, pengabdian, dan kerja nyata harus menjadi napas perjuangan kita bersama,” tegasnya.

Untuk mewujudkan arah tersebut, Sudarto menyiapkan empat program prioritas. Pertama, memperkuat struktur organisasi dan kaderisasi secara berkelanjutan. Kedua, meningkatkan kehadiran Golkar melalui kerja sosial, komunikasi politik, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat. Sementara prioritas keempat diarahkan untuk mempersiapkan kekuatan partai menghadapi agenda politik mendatang.

Konsolidasi hingga tingkat bawah juga menjadi perhatian dalam kepengurusan berikutnya. Sudarto mengajak seluruh kader memperkuat persaudaraan dan menjaga soliditas organisasi sebagai modal menghadapi dinamika politik ke depan.

“Saya mengajak seluruh kader Golkar Kota Palangka Raya untuk memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan, dan membangun soliditas organisasi. Kita harus bekerja lebih disiplin, lebih terbuka, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.

Selain memperkuat internal organisasi, target politik menjadi bagian dari pekerjaan yang harus dipersiapkan sejak awal. Sudarto menyebut arahan pimpinan nasional menempatkan peningkatan perolehan kursi legislatif dan kemenangan pemilu sebagai tanggung jawab yang harus diterjemahkan melalui kerja seluruh jajaran partai.

“Sebagaimana arahan pimpinan nasional Partai Golkar, tugas utama pengurus adalah menaikkan perolehan kursi legislatif dan memenangkan pemilu. Tugas kita di Palangka Raya adalah memastikan Golkar benar-benar menjadi kekuatan politik yang solid, modern, dan dipercaya rakyat,” tutupnya. (red)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga