SMKN 5 Palangka Raya Masuk Nominasi Nasional, Pemko Palangka Raya Hadiri Verifikasi

Kepala Dinas Kesehatan Riduan menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun budaya keamanan pangan bagi peserta didik.
by Mei 26, 2026
1 min read
SMKN 5 Palangka Raya |
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan (paling ujung kiri).

SMK Negeri 5 Palangka Raya berhasil menembus nominasi tingkat nasional dalam Lomba Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebagai bagian dari tahapan penilaian, tim BPOM melaksanakan seleksi wawancara dan verifikasi di sekolah tersebut, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah Kota Palangka Raya turut memberikan dukungan terhadap proses tersebut. Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, dalam kegiatan verifikasi menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman, khususnya melalui penerapan standar keamanan pangan.

Verifikasi yang berlangsung di Ruang Rapat SMKN 5 Palangka Raya itu melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan pembudayaan keamanan pangan benar-benar diterapkan secara konsisten di lingkungan sekolah sesuai dengan indikator penilaian nasional.

Riduan menyampaikan apresiasi atas capaian SMKN 5 Palangka Raya yang berhasil melaju hingga tingkat nasional. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan keseriusan sekolah dalam membangun budaya hidup sehat melalui penerapan keamanan pangan.

“Masuknya SMKN 5 Palangka Raya sebagai nominasi tingkat nasional merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen sekolah dalam membudayakan keamanan pangan di lingkungan pendidikan,” ujar Riduan.

Ia mengatakan, keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Karena itu, penerapan prinsip keamanan pangan harus menjadi budaya yang terus dijaga dan dikembangkan di setiap satuan pendidikan.

“Keamanan pangan harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kualitas belajar peserta didik,” katanya.

Riduan berharap proses penilaian nasional tersebut dapat memberikan hasil terbaik bagi SMKN 5 Palangka Raya. Di sisi lain, ia juga ingin keberhasilan sekolah tersebut menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan penerapan keamanan pangan sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkualitas,” tutupnya.

Hasil verifikasi dan wawancara akan menjadi salah satu dasar dalam penilaian BPOM untuk menentukan sekolah terbaik tingkat nasional dalam program Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Pemerintah Kota Palangka Raya berharap prestasi yang diraih SMKN 5 Palangka Raya dapat semakin memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan sekolah sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga