Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan segar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Keamanan Pangan Segar yang digelar di Aula Kelurahan Palangka, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti pelaku usaha pangan, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Palangka. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan pangan sejak proses budidaya, pengolahan, distribusi, hingga pangan dikonsumsi masyarakat agar memenuhi standar keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi.
Baca juga: Distanketpang Perketat Pengawasan Pangan Segar di Palangka Raya
Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Yusianto mengatakan, keamanan pangan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat. Karena itu, upaya menjaga kualitas pangan memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen.
“Keamanan pangan segar merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha di sepanjang rantai pangan. Mulai dari proses budidaya, panen, pascapanen, distribusi, hingga pemasaran di tingkat ritel dan pangan siap dikonsumsi, seluruh tahapan harus memenuhi prinsip keamanan pangan agar produk yang diterima masyarakat benar-benar aman,” ujarnya.
Yusianto menjelaskan, pangan segar yang beredar di pasaran berasal dari berbagai sumber, baik hasil produksi dalam negeri maupun produk impor. Oleh sebab itu, pengawasan dan penerapan standar keamanan pangan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat terbebas dari cemaran fisik, kimia, maupun biologis yang dapat membahayakan kesehatan.
Ia menambahkan, penerapan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Namun, kandungan gizi yang baik tidak akan memberikan manfaat optimal apabila pangan telah tercemar atau tidak ditangani sesuai standar keamanan.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih teliti saat memilih pangan segar dengan memperhatikan kondisi fisik produk, kebersihan, serta memastikan pangan berasal dari sumber yang memenuhi ketentuan keamanan.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, Distanketpang juga terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha agar memahami regulasi dan menerapkan praktik penanganan pangan yang baik sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pangan yang beredar di Kota Palangka Raya. (red/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
