Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan pentingnya peran Palang Merah Indonesia (PMI) dalam mendukung pelayanan kemanusiaan, penanggulangan bencana, hingga penyediaan darah bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) VIII PMI Kota Palangka Raya di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Minggu (5/7/2026).
Menurut Fairid, selama ini PMI Kota Palangka Raya telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai aksi kemanusiaan. Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kelembagaan maupun program-program yang dijalankan PMI.
“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen terus mendukung program-program kemanusiaan PMI. Kehadiran PMI sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Fairid mengatakan Musyawarah Kota merupakan forum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi dalam lima tahun mendatang. Melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai program yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan kemanusiaan.
Ia juga mendorong agar kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sehingga pelayanan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, Muskot VIII juga menjadi agenda pemilihan Ketua PMI Kota Palangka Raya periode 2026–2031 serta penyusunan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan. (red/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
