Pj Sekda Arbert Tombak Buka Seminar Akhir Analisis Pengelolaan Pasar Modern di Palangka Raya

Peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
by November 26, 2025
1 min read
Pj Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Arbert Tombak didampingi Kepala Bapperida Fauzi Rahman saat foto bersama peserta kegiatan Seminar Akhir Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern di Aula Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Rabu (26/11/25).

Wali Kota Palangka Raya melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, resmi membuka Seminar Akhir Analisis Kebijakan Pengelolaan Pasar Modern.

Kegiatan berlangsung di Aula Pumpung Kapakat Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Rabu (26/11/2025).

Dalam sambutannya, Arbert Tombak menegaskan bahwa keberadaan pasar modern milik pemerintah, khususnya Pasar Kahayan, memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu menjadikan pengelolaan pasar lebih modern, tertib, aman, namun tetap mempertahankan karakter pasar rakyat yang inklusif.

“Pasar Kahayan bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus diarahkan menjadi lebih modern dan tertata, tanpa meninggalkan ruh pasar rakyat,” ujar Arbert.

Ia menyebut, tantangan pengelolaan pasar saat ini semakin kompleks, mulai dari persaingan dengan pusat perbelanjaan modern, perubahan perilaku konsumen, hingga tuntutan peningkatan fasilitas pendukung.

Kondisi ini, kata dia, menuntut adanya transformasi pasar rakyat agar lebih higienis, aman, dan berdaya saing.

“Melalui kajian dan analisis yang sedang disusun ini, kami ingin memastikan bahwa arah pengembangan pasar tidak hanya fokus pada peningkatan fungsi ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, budaya lokal, kenyamanan pedagang dan pembeli, keamanan, hingga keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Arbert menambahkan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya sangat membutuhkan masukan dan rekomendasi komprehensif dari hasil kajian untuk merumuskan kebijakan pengelolaan Pasar Kahayan ke depan.

“Hasil seminar ini kami harapkan menjadi landasan kuat bagi Pemkot dalam mengambil kebijakan strategis, agar Pasar Kahayan benar-benar menjadi sentra ekonomi masyarakat sekaligus penggerak peningkatan PAD Kota Palangka Raya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, pedagang, akademisi, masyarakat, hingga berbagai stakeholder untuk memberikan masukan dan kritik konstruktif sehingga kajian ini dapat disempurnakan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga