Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menjalin kolaborasi dengan Hukumonline untuk memperkuat advokasi lingkungan hidup dan hak asasi manusia melalui pemanfaatan teknologi hukum. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas akses terhadap berbagai sumber hukum sehingga mendukung kerja-kerja advokasi, penelitian, dan pendampingan masyarakat di berbagai daerah.
Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Boy Jerry Even Sembiring, mengatakan kehadiran teknologi hukum menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat kualitas advokasi yang selama ini dilakukan organisasi tersebut.
Menurutnya, akses terhadap basis data hukum yang lebih cepat dan komprehensif akan membantu tim advokasi memperoleh berbagai referensi hukum secara lebih efisien sehingga waktu yang tersedia dapat difokuskan untuk memperkuat pendampingan kepada masyarakat.
“Kami menilai teknologi hukum yang disediakan Hukumonline sangat membantu WALHI dalam meningkatkan kualitas advokasi lingkungan hidup, pendampingan masyarakat, serta kerja-kerja penelitian. Teknologi ini mampu memangkas waktu yang sebelumnya digunakan untuk menelusuri berbagai sumber hukum,” ujar Boy Jerry dalam rilis yang diterima, Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, efisiensi tersebut memberikan ruang lebih besar bagi WALHI untuk meningkatkan kualitas strategi advokasi, memperkuat penelitian, hingga memperluas upaya perlindungan lingkungan hidup di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Boy Jerry, perkembangan teknologi seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi semata. Inovasi digital juga dapat menjadi sarana memperkuat perubahan sosial dan memperluas akses masyarakat terhadap keadilan.
Ia mencontohkan perkembangan media sosial yang pada awalnya dibangun sebagai sarana komunikasi dan bisnis, namun kemudian berkembang menjadi medium penting dalam mengorganisasi gerakan sosial di berbagai negara.
Bahkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa platform digital memiliki kontribusi besar dalam membangun partisipasi publik terhadap berbagai isu sosial, termasuk perjuangan hak-hak masyarakat.
Atas dasar itu, WALHI mengapresiasi langkah Hukumonline yang membuka ruang kolaborasi untuk mendukung perjuangan perlindungan lingkungan hidup di Indonesia.
“Kami mengapresiasi langkah Hukumonline yang memilih WALHI sebagai mitra kolaborasi untuk memperkuat advokasi lingkungan hidup, memperluas akses terhadap informasi hukum, serta mendukung perjuangan masyarakat dalam mempertahankan dan memperjuangkan hak lingkungan hidup yang baik dan sehat,” katanya.
Menurut Boy Jerry, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya dapat digunakan untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga untuk memperkuat keadilan ekologis dan pemenuhan hak asasi manusia,” tegasnya.
WALHI juga menyampaikan apresiasi kepada Hukumonline atas dukungan berupa akses terhadap basis data yurisprudensi, peraturan perundang-undangan, serta berbagai artikel hukum yang dinilai sangat membantu proses kajian dan advokasi organisasi.
Akses tersebut, lanjut Boy Jerry, menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas penelitian sekaligus memperkuat strategi advokasi WALHI dalam memperjuangkan perlindungan lingkungan hidup dan pemenuhan hak asasi manusia.
“WALHI berkomitmen untuk menggunakan fasilitas tersebut secara bijaksana, efektif, dan sesuai dengan tujuan kolaborasi yang telah dibangun bersama,” pungkasnya. (red)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
