KemenP2MI Tandatangani MoU dengan Pemkab Kotawaringin Barat dan Dua Perguruan Tinggi

Kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan silaturahim strategis untuk menyatukan visi dalam menghadirkan negara yang lebih dekat, lebih peduli, dan lebih hadir bagi Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.
by April 8, 2026
1 min read
Menteri Mukhtarudin bersama Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, Rektor Universitas Antakusuma Prof. Dr. M. Fatchurachman, Ketua STIKes Borneo Cendekia Medika Dr. Ir. Luluk Sulistiyono, dan para pejabat hadir lainnya usai penandatanganan MoU kerja sama di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026). (Dok. KemenP2MI)

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan tiga mitra strategis, yaitu Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Universitas Antakusuma, dan STIKes Borneo Cendekia Medika. Penandatanganan berlangsung di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, Rektor Universitas Antakusuma Prof. Dr. M. Fatchurachman, Ketua STIKes Borneo Cendekia Medika Dr. Ir. Luluk Sulistiyono, serta sejumlah pejabat terkait dari daerah.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada ketiga mitra tersebut.

Menurut Mukhtarudin, kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan silaturahim strategis untuk menyatukan visi dalam menghadirkan negara yang lebih dekat, lebih peduli, dan lebih hadir bagi Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.

“Kerja sama ini tidak muncul tiba-tiba, tetapi melalui proses komunikasi dan penjajakan yang intens,” ujar Menteri Mukhtarudin.

Ia menjelaskan bahwa MoU dengan Pemkab Kotawaringin Barat bermula dari kunjungan kerja Bupati beserta rombongan ke KemenP2MI pada 3 Februari 2026. Sementara penjajakan dengan Universitas Antakusuma dan STIKes Borneo Cendekia Medika dimulai melalui sosialisasi daring pada hari yang sama.

“Alhamdulillah, kurang dari dua bulan sejak proses awal, hari ini kita dapat merealisasikan komitmen bersama,” beber Menteri Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa pembentukan KemenP2MI merupakan transformasi dari BP2MI menjadi kementerian yang berfungsi sebagai operator sekaligus regulator, sesuai Perpres Nomor 139 Tahun 2024. Presiden Prabowo Subianto memberikan mandat untuk meningkatkan mutu pelindungan Pekerja Migran secara menyeluruh, mulai dari pra-penempatan hingga purna penempatan.

“Indonesia sedang menikmati bonus demografi. Kebutuhan tenaga kerja terampil di dunia terus meningkat. Tugas kita adalah memastikan setiap warga yang bekerja di luar negeri mendapatkan informasi benar dan keterampilan memadai,” tegas Mukhtarudin.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyebaran informasi peluang kerja, pendidikan dan pelatihan Calon Pekerja Migran, pelayanan kesehatan, pemberdayaan purna PMI, sinergi Tridharma Perguruan Tinggi, pembentukan Migrant Center, serta peningkatan kompetensi SDM dan sertifikasi.

Secara pribadi, Menteri Mukhtarudin menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki makna mendalam karena ia lahir, besar, dan pernah mengabdi di Kotawaringin Barat serta menjadi bagian dari cikal bakal Universitas Antakusuma.

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih khusus kepada Menteri Mukhtarudin.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada Bapak Menteri,” tutur Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa di Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Barat, kecenderungan masyarakat untuk bekerja sebagai pekerja migran masih relatif rendah. Namun, pihaknya ingin mendorong perubahan pola pikir agar Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi pionir di Kalimantan Tengah dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu bekerja di luar negeri.

“Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, ini juga membawa nama baik Kabupaten Kotawaringin Barat di kancah internasional,” pungkas Bupati Hj. Nurhidayah. (yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga