Palangka Raya – Di sela kunjungan ke Poltekkes Kemenkes Kota Palangka Raya Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin menyempatkan menyapa mahasiswa kelas internasional bahasa Jepang yang diprogramkan kampus tersebut.
“Sudah saatnya Kalteng menempatkan pekerja migran profesional di luar negeri. Kita tempatkan pekerja profesional berbasis kompetensi”, ujar Mukhtarudin, Kamis (27/11/25).
Menurut Mukhtarudin, mahasiswa hari ini punya banyak kesempatan. Lebih-lebih Indonesia mengalami bonus demografi.
“Kalian sebagai generasi mudalah yang akan mengisi kebutuhan tenaga kerja global. Karena itu, kesiapan kompetensi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa peluang kerja profesional di luar negeri semakin terbuka, mulai dari sektor kesehatan, teknologi, hingga manajemen industri. Mahasiswa, kata Mukhtarudin, harus berani mengambil kesempatan itu.
“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Kalteng punya talenta, tinggal bagaimana kita memoles keterampilan mereka agar memenuhi standar internasional,” ujarnya.
Kedatangan Menteri Mukhtarudin mendapatkan respons positif dari para tenaga pendidik, salah satunya Pengajar Bahasa Jepang, Kristian Aditia, S.Pd.
Kristian menilai kedatangan Menteri Mukhtarudin membawa angin segar bagi mahasiswa yang sedang mengikuti program internasional di kampus tersebut.
“Saya rasa kedatangan Pak Menteri Mukhtarudin ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa kita di Poltekkes Palangka Raya. Mereka tentu akan semakin termotivasi karena program yang dibawa kini jauh lebih jelas dan dinaungi langsung oleh kementerian,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya ada sejumlah program luar negeri yang ditawarkan berbagai pihak, namun sebagian tidak memiliki kejelasan tindak lanjut.
“Memang ada beberapa program yang dahulu dijanjikan untuk pemberangkatan ke Jepang atau negara lainnya, tetapi tidak ada kelanjutannya. Kali ini semuanya lebih jelas karena Pak Menteri datang langsung dan menyampaikan arah kebijakan secara terbuka,” tambah Kristian.
Kristian juga memaparkan bahwa Poltekkes Palangka Raya saat ini memiliki dua program internasional yang sedang berjalan, yakni ke Jerman dan Jepang.
“Program ini baru kita mulai, dengan proyeksi pembelajaran tiga sampai empat bulan sehingga mahasiswa bisa mencapai level basic dalam bahasa asing yang mereka pelajari,” katanya.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik memanfaatkan peluang kerja di luar negeri yang kini semakin terbuka lebar.
“Ke depan semoga anak-anak muda kita semakin bersemangat dan tertarik bekerja di luar negeri. Ini peluang besar yang bisa diambil dan dimaksimalkan,” tutupnya. (Ahaf/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
