Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya terus memperkuat pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-Lapor) sebagai salah satu instrumen peningkatan kualitas pelayanan publik.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan SP4N-Lapor yang digelar di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (7/7/2026). Kegiatan diikuti seluruh pejabat penghubung dan operator SP4N-Lapor dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Baca juga: Semester I, Diskominfo Palangka Raya Catat 1.748 Pengaduan Masyarakat Masuk Melalui SP4N-Lapor
Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah mengatakan, evaluasi tersebut menjadi bagian dari pembinaan sekaligus pengawasan terhadap pengelolaan layanan pengaduan masyarakat agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara lebih efektif dan terukur.
“Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, pengelolaan pengaduan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Saipullah, forum evaluasi juga dimanfaatkan untuk menginventarisasi berbagai kendala yang dihadapi pejabat penghubung dan operator dalam mengelola laporan masyarakat. Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan agar proses penanganan pengaduan semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan SP4N-Lapor sebagai kanal resmi pengaduan masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong memiliki komitmen yang sama dalam memberikan respons terhadap setiap laporan yang masuk.
Melalui evaluasi tersebut, Diskominfo Kota Palangka Raya juga berupaya membangun standar pengelolaan pengaduan yang lebih profesional, sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (red/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
