Achmad Zaini: Kemandirian Daerah Dimulai dari Penguatan PAD dan SDM

Wakil Wali Kota menilai optimalisasi pendapatan daerah, peningkatan kualitas generasi muda, serta kesiapsiagaan menghadapi karhutla menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan.
by Mei 23, 2026
1 min read
wakil |

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menilai penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu langkah penting untuk membangun daerah yang mandiri dan mampu membiayai pembangunan secara berkelanjutan. Menurutnya, semakin kuat kapasitas fiskal daerah, semakin besar pula ruang pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Achmad Zaini usai membacakan amanat Gubernur Kalimantan Tengah pada upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Zaini, pesan yang disampaikan Gubernur menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kemampuan daerah mengelola seluruh potensi yang dimiliki secara optimal.

“Daerah yang kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujarnya mengutip pesan Gubernur.

Ia mengatakan, kemandirian tersebut perlu dibangun melalui perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang efektif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain penguatan fiskal, Zaini menilai peningkatan kualitas generasi muda menjadi faktor yang tidak kalah penting dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. Karena itu, pemerintah terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

“Anak-anak muda Kalteng harus mampu mengasah keahlian, melek teknologi, dan memperkokoh integritas tanpa sedikit pun melupakan jati diri serta akar budaya lokal,” katanya.

Memasuki musim kemarau, Zaini juga mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko bencana yang setiap tahun mengancam Kalimantan Tengah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, aparat, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Ia berharap semangat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga