Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan sejumlah bantuan untuk mendukung pemulihan sektor pertanian setelah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan pemerintah sebelumnya telah menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat, khususnya petani dan nelayan yang terdampak karhutla.
Bantuan tersebut disalurkan ke Kelampangan sebanyak 1.000 paket, Bereng Bengkel 350 paket, Kameloh Baru 260 paket, serta Danau Tundai sekitar 90 paket.
“Ini merupakan bentuk stimulus untuk membantu masyarakat, khususnya petani dan nelayan yang memang terdampak karhutla,” ujarnya, Senin (2/11/2026).
Selain bantuan pangan, Pemko melalui DPKP menyiapkan bibit tanaman untuk membantu masyarakat kembali meningkatkan aktivitas pertanian, terutama menjelang musim penghujan.
Sugiyanto menyebut bibit cabai dan tomat tersedia melalui rumah bibit di kantor DPKP. Bibit tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk ditanam di pekarangan rumah.
“Untuk saat ini kita menyediakan terutama bibit cabai dan tomat yang tersedia di kantor. Ini menjadi salah satu rumah bibit yang bertujuan meningkatkan produksi masyarakat, terutama untuk penanaman di pekarangan,” jelasnya.
DPKP juga telah menyiapkan benih padi bagi petani yang akan memasuki masa tanam. Persiapan tersebut dilakukan seiring datangnya musim penghujan yang diharapkan mendukung kegiatan pertanian.
“Ketersediaan benih padi tersebut turut mendapat dukungan bantuan dari pemerintah pusat”, tutupnya. (af)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda, dengan ketentuan wajib mencantumkan atribusi kepada sumber asli (perspektifspace.com) sebagai sumber utama dan tidak digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin tambahan.
