Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 berturut-turut tidak membuat Pemerintah Kota Palangka Raya berpuas diri. Sebaliknya, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan setiap rekomendasi yang disampaikan BPK akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja pemerintah daerah.
“Kami tidak akan berpuas diri,” ujarnya.
Baca juga: Pemko Palangka Raya Pertahankan Opini WTP 10 Kali Berturut-turut
Menurut Fairid, opini WTP bukan sekadar penghargaan atas laporan keuangan, tetapi juga menjadi pengingat agar pemerintah terus melakukan perbaikan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.
“Setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI akan segera kami tindak lanjuti,” katanya.
Ia menilai tindak lanjut terhadap rekomendasi tersebut penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Rekomendasi ini akan dijadikan bahan evaluasi mendasar demi mendongkrak kualitas pelayanan publik serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Palangka Raya,” tegasnya.
Fairid berharap capaian opini WTP yang berhasil dipertahankan selama sepuluh tahun berturut-turut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja. Menurutnya, tata kelola keuangan yang baik harus bermuara pada pelayanan publik yang semakin berkualitas dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat. (red/yn)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
